Scroll to Top
Penilaian Formatif Bukanlah Alat untuk Melabel Siswa
Posted by maxfm on 15th Desember 2020
| 1701 views
Evi Silvian Rospita – Pegiat Pendidikan [Foto: Istimewa]

MaxFM, Waingapu – Materi penilaian formatif diawal pembelajaran sebagai tes diagnostik, yang menjadi pokok tulisan saya dalam dua tulisan sebelumnya, mendapat banyak feedback yang cukup menarik. Diantaranya adalah kekhawatiran bahwa nantinya guru akan melabel siswa dalam level tertentu, dan siswa akan terus berada di kelompok yang sama sampai tahun ajaran berakhir.

Jika kondisinya demikian, tentu ini tidaklah adil bagi siswa. Mengapa? Karena kita akan menghilangkan satu kesempatan bagi siswa untuk belajar dari rekannya (Peer Learning), padahal Peer Learning adalah salah satu cara belajar yang baik. Karenanya, sebagai guru kita juga harus ingat untuk memberikan kesempatan pada siswa untuk: (1). Belajar konsep/keterampilan baru bersama dengan kita dalam kelompok (2). Belajar bersama dengan teman dalam sebuah kelompok yang beragam kesiapannya (3) Belajar mandiri untuk melatih konsep/keterampilan baru (3). Belajar mandiri (Gradual Release Of Responsibility Framework – dalam Better Learning Through Structured Teaching; Douglas Fisher; 2013)

Lalu bagaimana caranya kita menggunakan hasil penilaian formatif untuk untuk ketiga proses belajar di atas? Kita dapat menggunakan dua pendekatan yakni penilaian formatif sebelum belajar sebuah konsep/keterampilan baru berlangsung dan penilaian formatif di tengah sesi belajar. Dimana keduanya mempunyai fungsi yang berbeda.

Penilaian formatif sebelum pembelajaran dimulai diperuntukkan untuk mengetahui kesiapan siswa terhadap sebuah topik/keterampilan/konsep yang akan diajarkan. Ketika kita mengetahui kesiapan siswa, maka kita akan dapat menentukan strategi pembelajaran yang tepat diberikan pada mereka sesuai kesiapannya masing-masing. Lalu mengapa harus Match? Ketika siswa belajar sesuai kesiapannya maka siswa akan lebih cepat memahami sebuah konsep/keterampilan/ topik yang akan diajarkan, karena apa yang diketahui siswa sebelum mereka belajar (Prior knowledge) akan membantu mereka belajar lebih baik.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons