Scroll to Top
Instruksi Bupati Sumba Timur Tidak Ditaati
Posted by maxfm on 5th April 2020
| 949 views
Keadaan Pelabuhan Nusantara Waingapu saat KM Egon dan kapal-kapal lain bersandar. (FOTO:ONI)

MaxFM, Waingapu – Kepala Pelni Waingapu mengaku melanggar instruksi Bupati Sumba Timur terkait larangan agar semua kapal yang berlayar ke Sumba Timur tidak boleh lagi membawa penumpang. Diakuinya instruksi Bupati ini akan dikoordinasikan dengan kepala-kepala Cabang Pelni lainnya, agar kejadian membawa penumpang ini tidak terulang kembali di pelayaran berikutnya.

Kepala Cabang PT Pelni Sumba Timur, Ilhamda menyampaikan hal ini kepada wartawan saat dikonfirmasi di halaman kantor Pelni Waingapu, Jumat (3/4/2020) mengenai sejumlah foto dan video yang menunjukkan masih adanya penumpang umum yang dibawa Kapal Motor (KM) Egon saat bersandar di Pelabuhan Nusantara Waingapu, Jumat (3/4/2020) pagi.



Menurutnya para penumpang ini memang sudah dalam pelayaran saat keluarnya instruksi Bupati Sumba Timur, sehingga tidak dapat diturunkan kembali, atau dipaksa ikut kembali berlayar ke pelabuhan sebelumnya.

Dijelaskannya KM Egon saat berangkat dari Surabaya benar-benar hanya membawa logistik dengan tujuan sejumlah pelabuhan, termasuk Pelabuhan Waingapu. Namun dalam pelayaran dan melintasi sejumlah pelabuhan sebelum menuju ke Waingapu, ada penumpang yang sudah membeli tiket sehingga ikut berlayar, sebelum keluarnya instruksi Bupati Sumba Timur terkait pembatasan pelayaran untuk penyeberangan penumpang, kecuali logistik.

“Saat dari pelabuhan Surabaya kapal ini hanya membawa logistik untuk sejumlah pelabuhan tujuan, termasuk Pelabuhan Waingapu dengan membawa permintaan untuk Kabupaten Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat, bahkan sampai Sumba Barat Daya. Tetapi saat sampai di Pelabuhan Lembar, ada penumpang yang sudah beli tiket, bahkan ada yang paksa naik saat kapal hendak berangkat, sehingga mereka inilah yang turun pagi tadi (Jumat, 3/4/2020),” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons