Scroll to Top
BPJS Kesehatan Sebut Perpres 75 Lebih Berpihak Masyarakat
Posted by maxfm on 14th November 2019
| 488 views

MaxFM, Waingapu – Badan Pelaksana Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyebut Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 lebih berpihak kepada masyarakat kecil. Karena masyarakat tidak mampu bisa mendaftarkan diri ke Dinas Sosial untuk mendapatkan rekomendasi menjadi anggota penerima bantuan iuran (PBI), yang kemudian bisa diproses lebih lanjut ke BPJS Kesehatan melalui Dinas Kesehatan setempat.

Hal ini disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Waingapu, Tri Wayudin saat melakukan media gathering bersama awak media di Waingapu, Rabu (13/11). Wayudin yang didampingi bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Umum Dan Komunikasi dan sejumlah pimpinan bagian BPJS Kesehatan Cabang Waingapu menjelaskan, Perpres 75 Tahun 2019 selain memastikan kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk tahun 2020 mendatang, juga memastikan bahwa tahun 2020 mendatang pelayanan BPJS Kesehatan akan lebih baik, dan lebih berpihak kepada masyarakat kecil.




Menurut Wayudin, sebagai bukti keberpihakan BPJS Kesehatan kepada masyarakat kecil, sampai dengan saat ini BPJS Kesehatan secara nasional sudah berhasil membatalkan 30 ribu lebih penerima layanan kesehatan dengan pembiayaan PBI, karena para penerima bantuan PBI ini sesungguhnya mampu untuk menjadi peserta mandiri.

“Kita menjawab kritik dan koreksi dari DPR, dan masyarakat mengenai ketidaksesuaian data penerima PBI yang seharusnya. Jadi kita lakukan pengecekan datanya, dan hasilnya lebih dari 30 ribu peserta penerima PBI yang kita temukan harusnya menjadi peserta mandiri, kita batalkan kepesertaannya sebagai PBI. Jadi sekarang 30 ribu lebih itu menjadi kuota untuk mendaftarkan masyarakat yang benar-benar berhak untuk menjadi peserta JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) dari kategori PBI,” jelasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons