Scroll to Top
Indonesia Datangkan 1,1 Juta Dosis Vaksin AstraZeneca
Posted by maxfm on 9th Maret 2021
| 367 views
Vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca tiba di Indonesia. Sebanyak 1,1 juta dosis vaksin dalam bentuk produk jadi tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021). (Foto: Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

MaxFM, Tangerang – Pemerintah Indonesia terus mengambil langkah-langkah untuk membangun kekebalan komunitas (Herd Immunity) di Indonesia dengan kembali mendatangkan vaksin Covid-19 di tanah air. Kali ini sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca dalam bentuk jadi tiba di Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta Senin (8/3/2021) sekitar pukul 17:50 WIB menggunakan Pesawat Maskapai KLM yang terbang dari Amsterdam Belanda.

“Pada hari ini, Indonesia menerima pengiriman pertama vaksin AstraZeneca sebesar 1.113.600 vaksin jadi, dengan total berat 4,1 ton yang terdiri dari 11.136 karton,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam keterangan pers menyambut kedatangan vaksin, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin (8/3/2021) seperti dikutip dari kominfo.go.id




“Di dalam batch pertama, Indonesia akan memperoleh 11.704.800 vaksin jadi. Pengiriman batch pertama akan dilakukan hingga Mei 2020 dan insyaallah menurut rencana akan diikuti batch-batch selanjutnya,” tambah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi.

Kedatangan vaksin AstraZeneca ini merupakan tahap keenam kedatangan vaksin Covid-19 di Indonesia.

Sebelumnya, Vaksin Covid-19 tahap pertama tiba di Tanah Air pada 6 Desember 2020 berupa vaksin jadi produksi Sinovac sebanyak 1,2 juta dosis. Kemudian, pada 31 Desember 2020, pada tahap kedua, kembali didatangkan sebanyak 1,8 juta dosis vaksin jadi produksi Sinovac.



Kemudian, pada 12 Januari 2021 atau tahap ketiga, didatangkan sebanyak 15 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac yang kemudian diolah oleh BUMN PT Bio Farma. Pada tahap keempat, sebanyak 10 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac tiba pada tanggal 2 Februari 2021 .

Selanjutnya, pada 2 Maret 2021 lalu, pada tahap kelima, kembali tiba sebanyak 10 juta bahan baku vaksin Covid-19 produksi Sinovac.

Fasilitas COVAX adalah kerja sama multilateral untuk memastikan semua orang di dunia akan menerima vaksin Covid-19. Skema kerja sama ini digagas oleh Aliansi Vaksin GAVI, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO, dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI), dan UNICEF.



Indonesia melalui Menlu RI Retno LP Marsudi adalah salah satu ketua bersama (co-chair) dari program kerja sama vaksin multilateral COVAX Advance Market Commitment (AMC) Engagement Group (EG) yang beranggotakan 92 negara ini.(*/TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons