Scroll to Top
Virus Babi Afrika Merebak Lagi, Disnak Sumba Timur Ambil Langkah Ini!
Posted by maxfm on 28th Januari 2023
Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Drh. Yohanis A. Praing., M.Si. [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM WAINGAPU – Dinas Peternakan Sumba Timur meminta warga untuk tidak melalulintaskan ternak babi melintasi dan atau ke dalam wilayah Kabupaten Sumba Timur dari wilayah lainnya.



Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Drh. Yohanis A. Praing, M. Si., dalam wawancara di Radio MaxFM Kamis malam (26/01/2023) menjelaskan saat ini sudah ada beberapa kabupaten di Timor dan Flores yang melaporkan terjadinya kematian babi mendadak dan disinyalir karena serangan Virus Babi Afrika.

Karena itu Dinas Peternakan Sumba Timur mengambil Langkah menyetop lalulintas babi ke Sumba Timur untuk sementara waktu.

“Kami meminta warga untuk tidak membeli ternak babi, daging babi dan produk olahannya dari wilayah yang belum diketahui status kesehatan ternak dan produk olahannya,” jelas Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Yohanis A. Praing




Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Drh. Yohanis A. Praing, M. Si., menambahkan bila ada babi yang sakit agar masyarakat segera lapor ke Dinas Peternakan secepatnya agar bisa diperiksa petugas.

“Petugas dari Dinas Peternakan akan datan memeriksa sekaligus bisa mengambil sampel darah babi untuk diperiksa ke Kupang agar bisa dapat kepastian sakitnya sakit apa,” tambah Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Drh. Yohanis A. Praing, M. Si.




Kepala Dinas Peternakan Sumba Timur Drh. Yohanis A. Praing, M. Si. juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak membuang babi yang mati ke sungai, muara sungai, ke lokasi tersembunyi dan tidak terpantau warga, karena kalau penyebab matinya babi virus babi afrika itu berarti warga juga turut serta menularkan penyakit ini ke babi warga lainnya.

“Sebaiknya babi yang mati harus dikubur di tanah atau lahan warga, cara mengubur ini adalah cara terbaik yang bisa dilakukan warga agar virus babi afrika tidak berpindah dengan cepat dan menyerang ternak babi warga lainnya,” pesan Kadisnak Sumba Timur Yohanis A. Praing.



Hal penting lainnya yang bisa dilakukan warga untuk bisa terhindar dari serangan virus babi afrika dengan cara menjaga kebersihan kandang dan lingkungannya dengan disinfektan, membatasi akses masuk keluar orang dari dan ke kandang babi, serta memberikan makanan yang bergrizi dan vitamin secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh babi. [HD]




Show Buttons
Hide Buttons