
MaxFM WAINGAPU, SUMBA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui tim Pusat Sumber Daya Mineral, Batu Bara dan Panas Bumi, Badan Geologi, melaksanakan uji petik potensi mineral dan panas bumi di Desa Wanggameti, Kecamatan Matawai Lapawu, Kabupaten Sumba Timur.
Tim dari pusat tersebut telah melakukan pengambilan sampel pada 11–12 Oktober 2026. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung hingga 18 Oktober 2026.
Tim menegaskan bahwa apa yang dilakukan tidak terkait dengan aktivitas penambangan yang marak di Desa Wanggameti.
Di Wanggameti, tim mengambil sampel batuan pada tiga titik di kawasan Paha Danjal.
Pengambilan dilakukan terhadap batuan yang berada di permukaan tanah, tanpa melakukan penggalian untuk memperoleh sampel.
Sampel batuan yang dikumpulkan selanjutnya akan menjalani pengujian laboratorium.
Hasil analisis tersebut akan menjadi bagian dari data geologi yang nantinya dipublikasikan sebagai informasi mengenai kondisi dan potensi mineral di wilayah yang disurvei.
Penyelidik Bumi Ahli Madya Badan Geologi, Bayu Sayekti, menjelaskan bahwa pengambilan sampel merupakan bagian dari upaya memperoleh data awal mengenai karakteristik geologi suatu wilayah.
Data tersebut diperlukan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi mineral yang perlu dikaji lebih lanjut.
“Kalau saya berbicara secara geologi saja, saya juga belum berani memastikan, kecuali kalau sudah keluar hasil-hasil laboratorium. Saya berbicara by data, bukan by mata saya,” kata Bayu saat ditemui di rumah Sekretaris Desa Wanggameti, Daniel K.M. Undi.
Selain Wanggameti, tim Badan Geologi menyasar wilayah Tana Daru di Kabupaten Sumba Tengah. Kedua lokasi itu berada di wilayah yang berdekatan dengan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru-Laiwangi Wanggameti atau TN Matalawa.
Kegiatan uji petik tersebut telah disampaikan kepada Bupati Sumba Timur melalui surat pemberitahuan.
Bayu juga mengatakan tim tidak melanjutkan pengambilan sampel ketika lokasi yang dituju mendekati kawasan taman nasional, meskipun jarak pasti titik sampel dengan batas kawasan konservasi belum diukur.
Hasil uji petik ESDM di Wanggameti kini masih menunggu pengujian laboratorium. Sampai hasil itu tersedia, informasi mengenai potensi mineral, kadar kandungan, nilai ekonomis, dan kemungkinan pemanfaatannya harus tetap ditempatkan sebagai hal yang belum dipastikan. [Tim-MY]








