LATEST NEWS
Pembacokan Brutal di Matawai, Satu Tewas dan Tiga Luka, Dipicu Masalah Mangga
Keresahan Pengusaha Angkutan Umum Sumba Timur Terurai, Gagasan PT Perorangan dari Jasa Raharja Buka Akses Legalitas
Hingga Juni 2026, 9 Warga Meninggal Dunia Akibat Lakalantas, Berikut Himbauan Kasatlantas
Satlantas Polres Sumba Timur Gandeng Jasa Raharja Dan Ojol Maxim Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Warga NTT Taat Pajak Kendaraan Dapat Emas, Balik Nama Kendaraan Gratis!
Penyegaran Organisasi Polres Sumba Timur, Tiga Jabatan Strategis Diserahterimakan
OJK Luncurkan Roadmap 2024-2027: BPR dan BPRS Targetkan Pertumbuhan Tangguh di Era Digital
Nobar Liga Champions di Polres Sumba Timur, Hiburan Sekaligus Edukasi Keselamatan Berkendara
UNKRISWINA Sumba Tegaskan Nol Toleransi Kekerasan Seksual, Dukung Proses Hukum Dugaan Cabul Oknum Dosen
Kapolres Sumba Timur Jenguk Korban Lakalantas di Payeti, Berikan Santunan dan Dukungan Moril
Sumba Timur Hadapi Bencana Belalang, Stok Pangan Terancam
MaxFM, Waingapu – Serangan hama Belalang Kembara di Sumba Timur sudah dalam tahap ledakan atau outbreak.
Menurut Dosen Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Program Studi Agroteknologi, Mariana Silvana Moy, dalam skala kebijakan situasi ini sudah bisa disebut musibah atau bencana akibat serangan belalang kembara.
Kata dosen Mariana Silvana Moi, pergerakan belalang kebara sudah terpantau sejak Juli 2016 ketika muncul dari arah timur Sumba Timur, kemudian beberapa hari lalu sudah di Palindi dan akhirnya masuk kota Waingapu.








