LATEST NEWS
Merawat Kehidupan: Merawat Hati
822 Peserta Mengikuti Sidang Sinode GKS ke-44 di Nggongi
Mantan Perangkat Desa Matawai Maringu Desak Eksekusi Putusan PTUN yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Teologi Ekologi dan Kearifan Lokal Sumba: Merawat Bumi sebagai Rumah Bersama
Kinerja Moncer BPJS Kesehatan 2025: Jangkau 282 Juta Peserta, Dongkrak Ekonomi Rp129 Triliun
Unkriswina Sumba Pecat Dosen RAL, Proses Hukum Terus Berjalan
Hadirnya Puluhan Mitra Nasional, Sidang Sinode GKS ke-44 di Nggongi Siap Perkuat Jaringan Pelayanan
Pemerintah Sumba Timur Beri Dukungan Penuh untuk Sidang Sinode GKS ke-44, Bupati: Gereja Mitra Strategis Pembangunan
Mengusung Tema “Merawat Kehidupan”, Sidang Sinode GKS ke-44 Siap Tentukan Arah Pelayanan 2026-2030
Progres Tambak Udang Raksasa PSN di Sumba Timur Capai 4,21 Persen, 300 Alat Berat Dikerahkan
Sumba Timur Hadapi Bencana Belalang, Stok Pangan Terancam
MaxFM, Waingapu – Serangan hama Belalang Kembara di Sumba Timur sudah dalam tahap ledakan atau outbreak.
Menurut Dosen Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Program Studi Agroteknologi, Mariana Silvana Moy, dalam skala kebijakan situasi ini sudah bisa disebut musibah atau bencana akibat serangan belalang kembara.
Kata dosen Mariana Silvana Moi, pergerakan belalang kebara sudah terpantau sejak Juli 2016 ketika muncul dari arah timur Sumba Timur, kemudian beberapa hari lalu sudah di Palindi dan akhirnya masuk kota Waingapu.








