Scroll to Top
Penyintas Covid-19 Itu Istimewa
Posted by maxfm on 19th Januari 2021
| 697 views
Penanggung Jawab UTD RSUD Umbu Rara Meha – dr. Maria Hera, Sp.PK [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Orang yang berhasil sembuh dari Covid-19 atau disebut penyintas adalah orang-orang yang istimewa karena memiliki anti kekebalan dalam tubuh tanpa vaksin. Istimewanya juga, para penyintas Covid-19 ini dapat membantu mengurangi angka pasien kritis di ruang intensif Covid-19 secara signifikan dengan menyumbangkan plasma darah nya kepada pasien positif Covid-19 yang masih dirawat.



Dokter spesialis patologi klinik di Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rata Meha (RSUD URM) Waingapu, dr. Maria Hera menyampaikan hal ini kepada MaxFm melalui sambungan telepon dengan Radio MaxFm Waingapu, Senin (18/1/2020). Dijelaskannya untuk dapat mendonorkan plasma kepada pasien positif Covid-19, penyintas Covid-19 harus melalui proses skrining darah dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan.

“Penyintas Covid-19 ini memiliki antibodi yang spesifik terhadap Covid-19, karena mereka sudah berhasil melawan Covid-19 tanpa vaksin, sehingga kita bisa katakan saudara-saudara kita penyintas Covid-19 ini istimewa,” ungkapnya.

Dokter Maria menjelaskan seorang penyintas Covid-19 yang dapat menyumbangkan plasma darahnya untuk pasien positif Covid-19 haruslah sudah berusia minimal 17 tahun dan memiliki berat badan normal sebagaimana syarat bagi pendonor darah umumnya. Namun sang penyintas juga harus melalui skrining darah untuk beberapa jenis penyakit yang dapat menular melalui transfusi darah, dan juga memiliki kadar netralitas antibodi terhadap Covid-19.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons