Scroll to Top
Wajib Pajak adalah Pahlawan Pembangunan
Posted by maxfm on 21st Februari 2020
| 294 views
Kakanwil DJP Nusa Tenggara dan Kepala KPP Pratama Waingapu foto bersama Wakil Bupati Sumba Timur dan Forkopimda Kabupaten Sumba Timur. (FOTO: ONI)

MaxFM, Waingapu – Wajib pajak adalah bagian dari pahlawan pembangunan yang turut berkontribusi dalam proses pembangunan daerah dan bangsa. Karena dengan kejujuran dan ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak, pemerintah daerah dan negara dapat melaksanakan pembangunan bagi masyarakat banyak.

Wakil Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT menyampaikan hal ini dalam sambutannya dalam acara pemberian penghargaan kepada wajib pajak berkontribusi signifikan tahun 2019 yang diselenggarakan Kartor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Waingapu di Padadita Beach Hotel, Rabu (19/2/2020).

Ditegaskannya proses pembangunan daerah dan bangsa membutuhkan biaya yang besar, sehingga kontribusi dari pajak yang dibayarkan oleh wajib pajak setiap tahunnya ikut memberikan kontribusi signifikan dalam pelaksanaan pembangunan. “Saya mau katakan bahwa bapak-ibu wajib pajak dan kita semua yang mau jujur dan taat membayar pajak adalah pahlawan pembangunan. Terutama bapak-ibu pengusaha yang tentunya nilai pajaknya cukup besar setiap bulannya,” jelas Umbu Lili.



Pada kesempatan tersebut, Umbu Lili juga mengajak para pengusaha khususnya yang bergerak di bidang jasa konstruksi untuk memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk membantu pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur jalan di Kabupaten Sumba Timur maupun tiga kabupaten lain di Pulau Sumba.

“Sejumlah destinasi pariwisata di Sumba Timur, khususnya di wilayah selatan masih membutuhkan peningkatan akses jalannya. Kami yakini Bumi Indah memiliki kemampuan jejaring yang baik untuk bisa terus mendukung pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Sumba,” urainya.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Nusa Tenggara, Belis Siswanto dalam kesepakatan tersebut juga mengamini wajib pajak sebagai bagian dari pahlawan pembangunan daerah dan negara. Karena tanpa pajak yang terkumpul, pembiayaan pembangunan tentunya tidak akan dapat berjalan dengan baik juga.

“Saya kira tidak berlebihan kalau pak wakil bupati menyebut bapak-ibu wajib pajak sebagai pahlawan pembangunan. Karena kalau pajak tidak terkumpul, bagaimana pembangunan di daerah maupun negara bisa berjalan. Jadi terima kasih, dan marilah kita terus berkarya sesuai bagian kita masing-masing agar negara kita maju, termasuk mendukung pemerintah Provinsi NTT dengan visi NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” tegasnya.




Belis juga mengapresiasi serta berterima kasih kepada wajib pajak di Provinsi NTT yang memberikan kontribusi pencapaian target pajak tahun 2019 yang melampaui target nasional. Dimana untuk target nasional hanya mencapai 84 persen, sedangkan untuk Kanwil DJP Nusa Tenggara mencapai 88 persen, dan Provinsi NTT berhasil menyumbang lebih besar dari Provinsi NTB.

“Kita sadari saudara-saudara kita di NTB mengalami bencana gempa tahun 2019 lalu. Karena itu masih butuh waktu pemulihan. Jadi kami patut berterima kasih kepada bapak-ibu saudara-saudara wajib pajak di Provinsi NTT yang sudah memberi kontribusi signifikan dalam mencapai target pajak di Kanwil DJP Nusa Tenggara tahun 2019,” akunya.

Keunggulan lain yang dicapai Kanwil DJP Nusa Tenggara juga pada tahun 2019 lalu adalah, pertumbuhan ekonomi masyarakat bertumbuh lebih dari tujuh persen dan hal Ini juga melampaui pencapaian nasional yang hanya satu persen lebih. “Semua ini karena kontribusi bapak-ibu dalam mendukung kami mengumpulkan pajak untuk negara. Jadi tidak salah kalau malam ini kami memberikan apresiasi kepada bapak-ibu sekalian,” tegasnya.

Head of Finance PT MSM Bernardus Dwisektiono dalam testimoninya berhubungan dengan dirjen pajak sebelum dan setelah reformasi di tubuh dirjen pajak mengakui bahwa kinerja pegawai dirjen pajak saat ini sudah sangat profesional dalam membantu wajib pajak.

Karena itu kepada semua wajib pajak yang ada di wilayah Pulau Sumba diajaknya untuk jangan lagi enggan untuk berkonsultasi dengan kantor pajak guna melakukan penghitungan pajak di perusahaan masing-masing.



“Saya sendiri pengalaman berhubungan dengan dirjen pajak sebelum dan sesudah ada reformasi. Jadi saat ini teman-teman di dirjen pajak benar-benar sudah sangat profesional. Jadi jangan takut berhubungan dengan dirjen pajak,” ajaknya.

Pada kesempatan tersebut, tampil tiga perwakilan direktur perusahaan untuk menerima penghargaan dari Kakanwil DJP Nusa Tenggara, Belis Siswanto didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Waingapu, Yusuf Sarnoto, yakni Direktur PT Muria Sumba Manis, Hadropin, Direktur Hotel Nihiwatu, dan Direktris PT Adisti Indah.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons