LATEST NEWS
Merawat Kehidupan: Merawat Hati
822 Peserta Mengikuti Sidang Sinode GKS ke-44 di Nggongi
Mantan Perangkat Desa Matawai Maringu Desak Eksekusi Putusan PTUN yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap
Teologi Ekologi dan Kearifan Lokal Sumba: Merawat Bumi sebagai Rumah Bersama
Kinerja Moncer BPJS Kesehatan 2025: Jangkau 282 Juta Peserta, Dongkrak Ekonomi Rp129 Triliun
Unkriswina Sumba Pecat Dosen RAL, Proses Hukum Terus Berjalan
Hadirnya Puluhan Mitra Nasional, Sidang Sinode GKS ke-44 di Nggongi Siap Perkuat Jaringan Pelayanan
Pemerintah Sumba Timur Beri Dukungan Penuh untuk Sidang Sinode GKS ke-44, Bupati: Gereja Mitra Strategis Pembangunan
Mengusung Tema “Merawat Kehidupan”, Sidang Sinode GKS ke-44 Siap Tentukan Arah Pelayanan 2026-2030
Progres Tambak Udang Raksasa PSN di Sumba Timur Capai 4,21 Persen, 300 Alat Berat Dikerahkan
Serangan Kembara Menggila di Kambaniru
MaxFM, Waingapu – Mama Wanyi Kale (70) di Maukaba, Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT, cuma bisa berusaha semampunya untuk menghalau gelombang belalang Kembara yang hinggap di kebunnya dan menyerang tanaman jagung, bawang merah dan labu, dirinya pasrah.
Kata dia belalang kembara sudah menyerang di sekitar rumahnya sejak kemarin. Hari ini Senin (12/06/2017) sejak jam 7 pagi belalang sudha penuh di kebun dan dirinya hanya bisa mengusir belalang dari tanaman yang terlihat menghijau dikebunya.








