LATEST NEWS
Soroti Dugaan Pencurian Sapi yang Kian Meresahkan di Sumba Timur, IPMASTIM Kupang Desak Polisi Bertindak Tegas
Aktivitas Tambang Ilegal Masih Ditemukan, Warga Luar Desa Dilarang Menginap di Wanggameti
BNI Waingapu: JM Tenaga Alih Daya Vendor, Bukan Karyawan Organik
Yeni Mira : Kami Hanya Cari Seribu Dua Ribu Dari dari Jual BBM Eceran, Ini Juga Untuk Bayar Pajak
Bupati Cup 2026 Jadi Berkah Bagi UMKM, Sufyanti Raup Omzet hingga Rp500 Ribu per Hari
Edukasi Generasi Muda Lewat Seni Bonsai, Komunitas Sumba Natur Gelar Ajang Bertukar Ilmu
Dua Karyawan BUMN di Sumba Timur Dilaporkan OJJ ke Polisi, Pimpinan Perusahaan Belum Beri Sikap Resmi
Pasokan BBM Dipangkas 50%, Antrean SPBU Mengular hingga Tutup Akses Jalan
Tim Badan Geologi ESDM Uji Petik Potensi Mineral dan Panas Bumi di Wanggameti Sumba Timur
Tinggalkan Uang Fisik, Saatnya Indonesia Sambut Era Uang 100% Digital
Serangan Kembara Menggila di Kambaniru
MaxFM, Waingapu – Mama Wanyi Kale (70) di Maukaba, Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT, cuma bisa berusaha semampunya untuk menghalau gelombang belalang Kembara yang hinggap di kebunnya dan menyerang tanaman jagung, bawang merah dan labu, dirinya pasrah.
Kata dia belalang kembara sudah menyerang di sekitar rumahnya sejak kemarin. Hari ini Senin (12/06/2017) sejak jam 7 pagi belalang sudha penuh di kebun dan dirinya hanya bisa mengusir belalang dari tanaman yang terlihat menghijau dikebunya.








