Scroll to Top
Siti Rohani, Ning Surabaya Mengabdi Sebagai Guru SM-3T di Pelosok Sumba
Ditulis oleh Heinrich Dengi on 3rd Desember 2014
| Dilihat 519 kali

Siti Rohani Guru SM-3T di SDN Lapinu Matawai Katingg [ Foto : Heinrich Dengi ]
Siti Rohani Guru SM-3T di SDN Lapinu Matawai Katingg [ Foto : Heinrich Dengi ]
MaxFM, Waingapu – Siti Rohani atau biasa dipanggil Siti oleh keluarga dan teman dekatnya, memantapkan diri mengabdi sebagai seorang guru.

Sudah 4 bulan terakhir, Siti gadis manis yang besar di Surabaya sebagai arek Suroboyo menjadi guru bagi anak-anak Sekolah Dasar di SD Negeri Matawai Katingga Cabang Lapinu di Desa Matawai Katingga Kecamatan Kahunga Eti Sumba Timur Nusa Tenggara Timur NTT.

Dari tempat tinggalnya di desa  untuk sampai ke sekolah SDN Lapinu Matawai Katingga kadang Siti diantar naik motor oleh kawan guru tetapi tidak jarang pula harus berjalan kaki 14 Km pergi pulang.

Tentu saja pergi dan pulang mengajar dengan jalan kaki dengan menempuh jarak lumayan jauh ditambah udara yang panas menyengat di Wilayah Sumba Timur  jadi tantangan tersendiri bagi Ning Siti yang besar di kota Surabaya dengan segala kemudahan fasilitas trasnportasi.

Siti Rohani saja baru tamat sebagai sarjana pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya Unnesa jurusan Bahasa Indonesia dan sejak Agustus lalu datang ke Sumba dalam program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal SM-3T.

“Saya di sini mengajar murid SD kelas 2, sebenarnya jangkauan mengajar saya bisa untuk SMP dan SMA tetapi karena Dinas Pendidikan Sumba Timur tetapkan saya mengajar SD saya terima saja,” kata Ning Siti.

Masih kata Siti Rohani “Aiswa saya di SDN sini untuk kelas 2 hanya 9 orang saja, sebenarnya tidak sulit untuk mengajari mereka cuma karena kendala bahasa jadi saya mesti mengajar perlahan-lahan biar murid saya cepat mengerti.”

Siti Rohani menambahkan dirinya kerasan mengajar dan tinggal di desa Matawai Katingga, meskipun jauh dari keramaian kota dan sepi serta kalau malam tidak ada listrik tetapi karena masyrakat desa menerima baik kedatangannya, dirinya senang mengajar di sini.

Rencana ke depan kata Siti Rohani, setelah selesai kontrak di program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal SM-3T dirinya akan kembali ke Surabaya untuk meneruskan di Unnesa Program Profesi Guru PPG selama 1 tahun. Setelah selesai PPG baru cari kerja atau melamar ke sekolah untuk mengajar.

Tambah Ning Siti, untuk  tahun ini ada 64 guru SM-3T yang ditempatkan di Sumba Timur termasuk dirinya.

Untuk sampai ke Desa Matawai Katingga perjalanan dengan mobil dari Waingapu ditempuh selama  3 jam.

 

 

 

 

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someone
Berita lainnya:close