
MaxFM Waingapu, SUMBA – Suasana meriah menyambut kedatangan ratusan wisatawan mancanegara (wisman) di Museum Oemboe Hina Kapita, Waingapu, Senin 24 November 2025 siang. Kedatangan mereka bertepatan dengan pembukaan serangkaian acara festival budaya yang digelar Dinas Pariwisata dan Budaya Sumba Timur.
Baca juga:
https://maxfmwaingapu.com/2025/11/sekretaris-kpu-sumba-timur-bebas-usai-praperadilan-dikabulkan/
Wisman tersebut tiba dengan menggunakan Kapal Pesiar Riviera yang membawa lebih dari seribu penumpang. Dari jumlah itu, diperkirakan sekitar 500 orang di antaranya turun untuk mengeksplorasi berbagai destinasi wisata di Sumba Timur, dengan museum bersejarah di jantung kota Waingapu ini menjadi salah satu tujuan utama.
Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Sumba Timur, Marolop Simanjutak, menjelaskan bahwa kedatangan wisman ini beriringan dengan Program Publik DAK Non Fisik BOP Museum dan Taman Budaya Tahun 2025 yang telah dijadwalkan jauh hari. Festival ini berlangsung selama seminggu penuh, dari 24 hingga 29 November 2025.
Baca juga:
Ombudsman NTT Tuntut Tindakan Tegas atas Pungli terhadap Eksportir Telur di PLBN Motaain
“Kami melaksanakan berbagai kegiatan seperti Lomba Permainan Rakyat tingkat SD, Lomba Tradisi Lisan tingkat SLTP, Lomba Story Telling tingkat SLTA, fashion show pakaian tradisional Sumba, belajar bersama Maestro, dan pameran fotografi,” jelas Marolop.
Keberadaan para wisatawan ini, menurut Marolop, langsung dihangatkan oleh berbagai atraksi budaya. Saat pembukaan, penampilan memikat dari sanggar tari Ori Angu berhasil membuat para pelancong asing turut serta menari dengan riang.
Baca juga:
KPK Beri Tenggat hingga 10 Desember, Peringatkan Pemkab Sumba Timur Soal Bocornya Uang Daerah
“Atraksi tradisional ini pasti akan meninggalkan kesan khusus. Kami berharap mereka akan membagikan pengalaman positif tentang Sumba Timur kepada relasi mereka,” ujar Marolop. Ia menambahkan, wisman juga antusias menyaksikan langsung lomba gasing tradisional antar pelajar.
Baca juga:
Duta Muda BPJS Nasional Jadi Agent of Change JKN
Marolop memperkirakan lebih dari 300 wisatawan asing memadati museum pada hari pembukaan tersebut. Jika digabung dengan pengunjung lokal dan peserta lomba, total jumlah orang yang memadati kawasan museum diperkirakan mencapai 700 orang. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa kekayaan budaya dapat menjadi magnet pariwisata yang kuat bagi Sumba Timur. [HD]








