
MaxFM Waingapu, AMERIKA – Biro Investigasi Federal AS (FBI) menangkap seorang pria Afganistan yang menurut para pejabat, terinspirasi oleh kelompok militan ISIS dan berencana melakukan serangan pada hari pemungutan sura dalam pilpres AS yang menargetkan kerumunan massa di AS, ungkap Departemen Kehakiman pada Selasa (8/10/2024).
Seperti dikutib dari voaindonesia.com Dokumen dakwaan menyebutkan bahwa Nasir Ahmad Tawhedi, 27, yang berasal dari Oklahoma City, mengatakan kepada tim investigasi bahwa ia telah merencanakan serangannya untuk berbarengan dengan hari pemungutan suara pada bulan depan dan ia beserta rekannya siap tewas sebagai martir.
Tawhedi, yang datang ke Amerika Serikat pada tahun 2021 dengan visa imigran khusus, telah mengambil sejumlah langkah dalam beberapa pekan terakhir untuk melancarkan rencana serangannya, termasuk memesan senapan AK-47, menjual aset keluarganya dan membeli tiket sekali jalan untuk istri dan anaknya pulang ke Afganistan.
“Terorisme masih menjadi prioritas nomor satu FBI, dan kami akan menggunakan segala sumber daya untuk melindungi warga Amerika,” kata Direktur FBI Christopher Wray dalam sebuah pernyataan.
Setelah ditangkap, Departemen Kehakiman menyebutkan Tawhedi mengatakan kepada penyelidik bahwa ia merencanakan serangan pada hari pemilu, yang menargetkan kerumunan massa dalam jumlah besar.
Tawhedi didakwa bersekongkol dan berusaha memberi dukungan material kepada kelompok ISIS, yang oleh AS telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing.
Belum jelas apakah ia memiliki pengacara yang mewakili dirinya. [ps/uh/rs]

![Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa Menjelaskan ke Awak Media Terkait kasus Pembuhan dan Kekerasan di Blok M, Matawai dan Menunukkan barang Bukti Parang Sumba yang digunakan untuk Membunuh dan Melukai korban [Foto: Heinrich Dengi]](http://maxfmwaingapu.com/wp-content/uploads/2026/06/j-102x75.jpg)





