Scroll to Top
Tenggelam di Sungai Billa Gea dan Caca Ditemukan Meninggal
Posted by maxfm on 27th September 2021
| 4592 views
Keluarga menangisi kepergian kedua anak yang meninggal tenggelam. (FOTO: ISTIMEWA).

MaxFM, Waingapu – Gea (6) dan Caca (5) ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Billa, Desa Billa, Kecamatan Tabundung, Sumba Timur Senin (27/09/2021). Keduanya dipastikan meninggal karena tenggelam sebab tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh keduanya.




Informasi duka ini kemudian dishare di akun media sosial Jhon Lodowik David sekitar pukul 16.00 wita dengan keterangan dua orang anak meninggal dunia di Kali Desa Billa, Kecamatan Tabundung. Kali di bawah Puskesmas Malahar. RIP anak-anak Tuhan menghibur keluarga.

Postingan ini langsung mendapatkan tanggapan dan doa untuk kedua anak serta imbauan kepada orang tua agar bisa mengawasi area bermain anak-anak lebih baik untuk menghindari adanya kejadian anak tenggelam lagi di kemudian hari.




Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono menyampaikan hal ini saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp Senin (27/09/2021) petang. Dijelaskannya kedua korban tidak diketahui bepergian ke sungai sendirian atau bersama dengan orang lain. Sebab saat ditemukan keduanya sudah meninggal dunia dan tidak ada orang lain yang sedang bersama keduanya.

Dijelaskannya salah satu korban, Gea (6) dilihat pertama kali sekitar pukul 13.30 Wita oleh saksi Ndeha Lapu Taka Ndunu(22) saat Gea mengapung di arus sungai sedangkan korban lainnya Caca (5) belum diketahui keberadaannya sehingga saksi kemudian melaporkan penemuannya kepada Kepala Puskesmas Malahar, Matheos karena korban diketahui sebagai anak dari salah satu tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Malahar.



“Karena korban yang mengapung (Gea) itu anak dari seorang Bidan sehingga saksi melaporkan temuannya ke Kepala Puskesmas untuk dicari temannya,” jelas Handrio.

Selanjutnya saksi bersama Kapus Malahar dan warga setempat bersama-sama ke Sungai Billa sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk berusaha menyelamatkan Gea dan mencari Caca bersama karena belum diketahui keberadaan Caca.



Selanjutnya keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tabundung sambil saksi dan warga setempat terus melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya Gea.

Aparat Polsek Tabundung yang menerima Laporan, Aipda Jek Adoe langsung menghubungi petugas medis dari Puskesmas Malahar untuk bersama-sama melakukan pencarian sekaligus pemeriksaan terhadap kedua korban di TKP.




“Korban yang lain (Caca) berhasil ditemukan di dasar sungai sekitar pukul 14.10 Wita dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Handrio mengutip laporan anggotanya.

Mengenai tindakan yang dilakukan aparat kepolisian di Polsek Tabundung, Handrio menegaskan pihaknya sudah langsung berkoordinasi dengan pihak Nakes dari Puskesmas Malahar sehingga kedua jenasah langsung dilakukan pemeriksaan Visum et Repertum (VeR) dan keduanya dinyatakan meninggal dunia karena tenggelam dan bukan karena faktor lain.



“Pada tubuh kedua korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” jelasnya.

Handrio menambahkan pihak keluarga juga menerima peristiwa ini sebagai musibah sehingga menandatangani surat pernyataan menolak untuk kedua jenasah di autopsi sehingga langsung diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk disemayamkan dan diproses pemakaman kedua korban.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons