Scroll to Top
Semangat Kemerdekaan Harus jadi Sumber Energi Baru Bangun Daerah
Posted by maxfm on 18th Agustus 2021
| 283 views
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si. saat menyampaikan pidato pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tingkat Kabupaten Sumba Timur. [Foto: ONI]

MaxFM, Waingapu – Semangat kemerdekaan hendaknya memberikan energi baru bagi kita dalam membangun Kabupaten Sumba Timur. Sejalan dengan momentum ini, pemerintah bersama DPRD Kabupaten Sumba Timur telah menetapkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Timur 2021-2026 yang akan menjadi peta jalan pembangunan Sumba Timur lima tahun ke depan.




Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si. menyampaikan hal ini dalam pidatonya pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tingkat Kabupaten Sumba Timur, di alun-alun Kantor Bupati Sumba Timur, Selasa (17/08/2021). Ditegaskannya semangat perjuangan para pahlawan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia di tahun-tahun awal kemerdekaan harus menjadi spirit bagi generasi saat ini untuk mengisi kemerdekaan dengan pembangunan dan karya-karya yang kreatif dan inovativ.

Karenanya dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) kemerdekaan Republik Indonesia ke-76 tahun 2021 saat ini, mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sumba Timur ini menegaskan, sebagai pemerintahan yang baru terpilih pada Pilkada serentak tahun 2020 lalu, dirinya bersama wakil bupati berkomitmen untuk melakukan perubahan di berbagai aspek kehidupan masyarakat Sumba Timur yang belum maksimal sebelumnya.

“Berbagai program perbaikan dan inovasi daerah akan kita gerakkan agar Sumba Timur menjadi lebih baik dalam kepemimpinan kami lima tahun ke depan,” tegasnya.



Khris menuturkan Senin (16/08/2021) pemerintah telah mendapat persetujuan dari DPRD Kabupaten Sumba Timur terhadap rancangan peraturan daerah (Ranperda) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Timur 2021-2026 mendatang. Dimana visi pembangunannya adalah Sejahtera, Harmoni dan Tertib (Sehati).

Visi ini kemudian diuraikan dalam lima misi yakni perberdayaan ekonomi kerakyatan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penataan dan pengembangan infrastruktur dasar, reformasi birokrasi dan penegakan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).




Khris juga menuturkan, langkah guna mewujudkan agenda-agenda pembangunan tersebut sudah dilakukan pemerintahannya dalam program 100 hari kerja pertama yakni dengan memberikan fokus perhatian pada upaya penanganan Covid-19 yang dibuktikan dengan hadirnya laboratorium Polymerace Chain Reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha (RSUD URM) Waingapu.

“Pemerintah sangat berterima kasih kepada Yayasan Satria Budi Dharma Setia Jakarta yang sudah membantu pemerintah mewujudkan hadirnya laboratorium PCR di Sumba Timur,” ungkapnya.



Khris berharap langkah penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV yang masih berlangsung di Sumba Timur saat ini dapat didukung oleh seluruh elemen masyarakat sehingga angka penularan dan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur bisa dikendalikan secepatnya.

“Covid-19 akan kita kalahkan jika kita semua bersinergi untuk taat protokol kesehatan,” ajaknya.



Khris juga mengungkapkan perayaan HUT RI ke-76 tahun 2021 jauh berbeda dengan perayaan HUT RI tahun-tahun sebelumnya. Karena Sumba Timur masuk dalam daerah yang masuk PPKM level IV sehingga tidak ada kegiatan menyongsong, bahkan upacara peringatan HUT RI ke-76 kali ini juga hanya dihadiri oleh unsur pejabat lingkup Pemkab Sumba Timur, Forkopimda dan sebagaian anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur, hingga beberapa tokoh masyarakat.

“Peserta upacara kita tahun ini juga hanya diwakili oleh prajurit TNI, anggota Brimob, anggota Polri dan Polisi Khusus Lapas yang jumlahnya juga masing-masing 10 dan sembilan orang saja karena Pandemi Covid-19,” jelasnya.

Diharapkannya masyarakat mendukung pemerintah dalam pengendalian penularan dan penyebaran kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur dengan tertib menggunakan masker, sehingga angka kasusnya bisa segera dikendalikan dan aktivitas ekonomi dan pemberdayaan masyarakat bisa segera kembali digerakkan.




“Bersama kita pasti bisa melewati badai Pandemi Covid-19 ini, dan kita akan segera masuk ke tatanan kehidupan baru yang lebih baik,” tandasnya.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons