Scroll to Top
Kartini Mengaku Dapatkan Ancaman Pembunuhan
Posted by maxfm on 24th Agustus 2021
| 741 views
Anggota Polsek Umalulu saat melakukan olah TKP. (FOTO: ISTIMEWA)

MaxFM, Waingapu – Warga Kelurahan Lumbukore, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur yang ditemukan meninggal dunia dengan cara membakar diri di belakang rumahnya, Jumat (20/08/2021) lalu, Kartini (46) mengaku sering mendapatkan ancaman pembunuhan.




Pengakuan ini dibantah suaminya, Ahmad Saleh Assegaf karena Ahmad mengaku keluarganya memiliki hubungan baik dengan warga sekitar sehingga tidak mempercayai informasi istrinya mendapat ancaman pembunuhan hingga kemudian membuat istrinya sampai berbuat nekat membakar dirinya hingga ditemukan meninggal dunia.

Pengakuan Kartini yang mendapatkan ancaman pembunuhan berulang kali ini disampaikan warga RT 11, RW 007, Kelurahan setempat, Syeh Umar (48) kepada aparat kepolisian dari Polsek Umalulu yang mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai mendapatkan laporan dari masyarakat.




Syeh mengaku masih mendapatkan telepon dari almarhumah Kamis (19/08/2021) dini hari sekitar pukul 03.00 Wita dan almarhumah mengaku bahwa dirinya mendapatkan ancaman pembunuhan dari banyak orang sehingga almarhumah merasa takut.

Keterangan dari Syeh Umar ini dibantah oleh suami almarhumah, Ahmad Saleh Assegaf karena menurut Ahmad baik dalam hubungan suami-istri keduanya tidak sedang dalam perselisihan maupun dengan warga lainnya, sehingga Ahmad membantah adanya ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada istrinya.

Informasi yang yang diterima MaxFm Waingapu juga menjelaskan sejumlah keluarga almarhumah di Bima-Dompu juga menyampaikan keluhan yang sama dengan yang disampaikan oleh Syeh Umar, sehingga pihak keluarga meminta kepada aparat kepolisian untuk mendalami keterangan tersebut agar memastikan ada tidaknya ancaman pembunuhan kepada almarhumah di hari-hari akhir hidupnya.




Kapolres Sumba Timur, AKBP Handrio Wicaksono, S.IK. yang dikonfirmasi mengenai informasi adanya ancaman pembunuhan terhadap almarhumah, mengaku masih menunggu pendalaman yang dilakukan anggotanya.

“Saya cek dulu informasinya ya,” jawab Handrio singkat.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons