Scroll to Top
“PICA KEPALA” (Catatan Isolasi Mandiri)
Posted by maxfm on 21st Juli 2021
| 588 views
Gambar : Yongky HS

MaxFM, Waingapu – Menurut pengalaman teman-teman, gejala terinfeksi covid 19 memang beragam, batuk pilek, demam, muntah-muntah, mencret, hilang penciuman dan perasa, sesak nafas dan lain-lain.



Khusus untuk saya pribadi, diawali demam, batuk pilek, lemas badan dan sakit kepala. Istri saya dan anak-anak memasuki hari ke 8 sudah semakin membaik, penciuman pelan-pelan sudah menuju normal. Tidak memiliki keluhan yang berarti. Saya justru sebaliknya, badan masih terasa lemas, mulut terasa pahit, batuk pilek dan ini paling menyakitkan sakit kepala, rasa mo pica ni kepala.




Pada masa isolasi ini setiap hari dapat, support segala macam, terutama doa dan kata-kata penyemangat. Tak jarang pula dapat perhatian yg kadang bikin ciut nyali. Contohnya saya dapat WA begini: “Tetap semangat ya, terus berdoa,semoga cepat pulih. Gimana kondisi sekarang? Kemarin teman kita si A itu meninggal kabarnya juga kena covid bla..bla..bla…….” Ada juga cerita-cerita tentang kabar kerabat dan sahabat yang kritis di rumah sakit dan sebagainya.

Khusus buat sahabat dan kerabat saya yang suka bawa-bawa berita demikian saya mau bilang: Sebaiknya tak usah WA ataupun telpon. Saya tidak buta dan tuli, beritanya juga saya tau di medsos. Berita semacam ini tiap hari bermunculan di grup WA, muncul di HP kita bahkan tiap saat. Berita ini sebenarnya biasa-biasa saja, tapi menjadi sangat luar biasa ketika anda sampaikan kepada saya yang dalam kondisi tengah berjuang membangun optimisme. Anda menyulut api di kepala saya yang setiap hari berusaha saya siram pakai air es. Lama-lama pica be pu kelapa ni!!!!

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons