Scroll to Top
RSUD URM Waingapu Lakukan Operasi Hydrocephalus
Posted by maxfm on 19th April 2021
| 1054 views
Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si. (ki), Direktur RSUD URM Waingapu, dr. Lely Harakai, M.Kes. (tengah), Ketua Tim Operasi dr. Donny Argie Sp.BS. (ka), di ruang Vena II RSUD URM, Senin (19/04/2021) [Foto: Heinirch Dengi]

MaxFM Waingapu – Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha (RSUD URM) Waingapu melakukan operasi Hydrocephalus untuk empat orang anak. Pelaksanaan operasi yang didukung oleh Bapak Andreas Budiman dan Ibu Sherli Budiman ini dilakukan bersama dengan dokter bedah syaraf dari RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.




Bupati Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing dan rombongan menyempatkan diri mengunjungi ruang Vena II tempat empat bayi balita ini dirawat, Senin (19/4/2021) pagi. Empat bayi balita ini akan dioperasi dr. Donny Argie Sp.BS. didampingi asisten dokternya dr. Reza Mawardy dan tim dokter dari RSUD URM Waingapu selama dua hari yakni Senin hingga Selasa (19-20/4/2021).

Kepada MaxFM di ruang Vena II, Bupati Sumba Timur, Drs. Khristofel Praing, M.Si. menegaskan kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama antara pemerintah dan semua elemen terkait terhadap setiap persoalan yang ditemukan di lapangan. Karena itu, operasi Hydrocephalus ini dilakukan sebagai salah satu bentuk perhatian pemerintah dan elemen terkait untuk membantu anak-anak yang menderita karena mengalami Hydrocephalus.



“Ini bentuk kepedulian kita semua untuk mengatasi sebuah persoalan yang ditemukan di lapangan,” jelasnya.

Dr. Donny Argie, Sp.BS. menjelaskan operasi Hydrocephalus yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui managemen RSUD URM Waingapu saat ini merupakan sebuah program yang sangat baik dan tentu sangat membantu masyarakat yang membutuhkan guna memberikan kenyamanan hidup bagi anak penderita Hydrocephalus.

Dr. Donny mengakui peralatan yang dimiliki RSUD URM Waingapu sudah sangat memadai untuk proses operasi yang akan dilakukan ini sehingga kegiatan operasi sudah dapat dilakukan di RSUD URM Waingapu dan hanya membutuhkan dokter spesialis bedah syaraf untuk dapat melakukannya.



“Operasinya hanya butuh waktu satu jam, jadi sayang kalau pasien harus ke Kupang untuk bisa dioperasi,” ungkapnya.

Direktur RSUD URM Waingapu, dr. Lely Harakai, M.Kes. menambahkan kegiatan operasi Hydrocephalus yang didukung oleh Bapak Andreas Budiman dan Ibu Sherli Budiman ini sebelumnya diinformasikan kepada semua anak penderita Hydrocephalus di Kabupaten Sumba Timur. Namun yang terdata dan akan menjalani operasi hanya sebanyak empat anak.

“Ada yang menolak karena sudah pernah operasi dan ada juga yang menolak karena anaknya sudah besar,” ungkapnya.

Ibu Ana Kore dari Kelurahan Kambaniru, Kecamatan Kambera, Sumba Timur mengatakan anaknya Dwi sekarang berumur 23 bulan dan sejak usia 3 bulan sudah mulai kelihatan kepalanya membesar. Sebagai orang tua kata Ana Kore dirinya berharap operasi ini sukses dan anaknya bisa sembuh, dirinya tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah, donatur, rumah sakit, dan tim dokter.




Dari pantauan media ini, 4 anak yang akan mendapat layanan operasi pemasangan selang di kepala, 2 anak dari Kabupaten Sumba Tengah, dan 2 anak dari Kabupaten Sumba Timur. (TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons