Scroll to Top
Pemboman Ikan Terus Terjadi di Pantai Utara Sumba Timur
Posted by maxfm on 16th Maret 2021
| 975 views
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu. (FOTO: ONI)

MaxFM, Waingapu – Kasus penangkapan ikan oleh sejumlah nelayan dari luar Pulau Sumba yang menggunakan bahan peledak masih marak terjadi di perairan utara Kabupaten Sumba Timur. Pemerintah daerah se-Sumba dan Forkopimda diharapkan berkoordinasi untuk bisa mengambil langkah-langkah tegas terhadap para nelayan untuk menjaga biota laut di pesisir Sumba.

Penangkapan ikan oleh nelayan yang diduga dari luar Sumba menggunakan bahan peledak di pantai Larawali Desa Napu, Kecamatan Haharu, Sumba Timur sempat ramai dibicarakan warganet di media sosial beberapa hari terakhir.



Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Marius Ardu Jelamu menyampaikan hal ini kepada MaxFm melalui sambungan telepon dengan Radio MaxFm, Senin (15/3/2021). Dijelaskannya koordinasi ini dibutuhkan karena luasnya perairan dan panjangnya garis pantai di NTT, termasuk Pulau Sumba tidak bisa diawasi atau dijaga oleh satu pihak.

“Perlu koordinasi pemerintah daerah dan Forkopimda terutama TNI Angkatan Laut, dan Pol Air untuk menjaga kelestarian biota laut di pesisir pantai Pulau Sumba,” jelasnya.

Menurutnya identifikasi terhadap nelayan-nelayan nakal ini juga penting dilakukan agar jika ditemukan para nelayan adalah nelayan Sumba atau nelayan NTT, bisa diberikan pemahaman dan dibantu dengan peralatan tangkap yang ramah lingkungan sehingga penggunaan bahan peledak dapat dihilangkan.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons