Scroll to Top
Akhiri Masa Jabatannya, GBY Minta Maaf
Posted by maxfm on 17th Februari 2021
| 1930 views
Penyerahan memori serah terima jabatan, Diserahkan Bupati Sumba Timur 2016-2021 Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. kepada Plh Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, SH., M.Si. [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Bupati Sumba Timur periode 2016-2021, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Sumba Timur atas segala hal yang belum mampu dilaksanakannya bersama Umbu Lili Pekuwali, ST., MT dalam memimpin Kabupaten Sumba Timur, periode 2016-2021. Diharapkannya program pembangunan yang belum mampu mereka laksanakan, dapat dilanjutkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur periode 2021-2026.




Bupati yang akrab disapa GBY ini menyampaikan permohonan maafnya ini sesaat setelah menandatangani berita acara serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur kepada pelaksana harian (Plh) Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, SH., M.Si di Aula Setda Kabupaten Sumba Timur, Rabu (17/2/2021).

Menurutnya bersama Umbu Lili Pekuwali selama lima tahun memimpin bumi Matawai Amahu Pada Njara Hamu, keduanya sudah berusaha memanfaatkan semua sumber daya yang dimiliki untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Sumba Timur. Namun dengan berbagai keterbatasan yang ada, disadarinya masih banyak harapan masyarakat yang sampai dengan akhir masa jabatannya belum dapat dilaksanakan sesuai harapan masyarakat.

“Masih banyak sekali harapan-hatapan masyarakat Sumba Timur yang belum mampu kami wujudkan karena berbagai keterbatasan baik dari segi sumber dana, sumber daya manusia dan juga keterbatasan diri kami berdua sebagai manusia,” ungkapnya.

Walau demikian masih ada yang dapat dibanggakan dari Kabupaten Sumba Timur saat ini, karena dibawah kepemimpinan GBY-ULP, kerukunan umat beragama di Kabupaten Sumba Timur mampu terjaga dengan baik yang dapat dibuktikan dengan toleransi antar umat beragama, hingga dengan penyelenggaraan pertandingan sepak bola antar umat beragama yang terus dilaksanakan setiap tahun dan berjalan dengan aman dan lancar.

“Kita patut berbangga karena Sumba Timur masih menjadi panutan dalam merajut perbedaan yang ada di Nusa Tenggara Timur hingga saat ini,” jelasnya.



Karenanya GBY berharap suasana kerukunan ini dapat dilanjutkan dan ditingkatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur periode 2021-2026, Kristofel A Praing-David Melo Wadu. Karena dengan terjaganya kerukunan antar umat beragama, proses pembangunan d Kabupaten Sumba Timur dapat berjalan dengan baik dan lancar.

GBY juga berharap dengan hubungan kekerabatan sosial yang sudah terbangun selama ini lintas sekat di Kabupaten Sumba Timur selama dirinya dan Umbu Lili Pekuwali memimpin Kabupaten Sumba Timur, tetap dapat dipelihara le depan walaupun keduanya saat ini sudah kembali menjadi masyarakat biasa seperti masyarakat Sumba Timur lainnya.

“Berakhirnya masa jabatan kami hari ini (Rabu, 17/2/2021) tidak harus mengakhiri hubungan-hubungan sosial yang sudah terjalin baik selama ini,” ungkapnya.

Drs. Gidion Mbilijora, M.Si. – Umbu Lili Pekuwali, ST., MT – Domu Warandoy, SH, M.Si. (Ki-Ka)[Foto: Heinrich Dengi]




Dititipkannya ke depan masih banyak hal yang harus dilanjutkan pembangunannya di Kabupaten Sumba Timur sebagaimana tertulis di dalam memori serah terima jabatan yang diserahkannya kepada Plh Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, SH., M.Si. karenanya diharapkan Bupati-Wakil GBY juga berpesan kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur periode 2021-2026 agar nantinya dapat memperhatikan guna melanjutkan program-program yang belum terlaksana dibawah kepemimpinan GBY-ULP, dengan tetap memperhatikan visi-misi Bupati-Wakil Bupati Sumba Timur yang baru.

“Penurunan angka kemiskinan dan berbagai permasalahan seperti masalah stunting dan lainnya masih perlu diperhatikan secara serius,” ungkapnya.

GBY juga mengungkapkan Pandemi Covid-19 yang masih terus meningkat di Kabupaten Sumba Timur juga perlu diperhatikan untuk ditangani lebih serius lagi sehingga angka penularan dan penyebaran kasus Covid-19 di Kabupaten Sumba Timur dapat segera terkendali dan masyarakat Sumba Timur dapat kembali hidup normal.



Pelaksana harian Bupati Sumba Timur, Domu Warandoy, SH., M.Si pada kesempatan tersebut menuturkan sesuai dengan PP 49 tahun 2008, tentang ketentuan apabila kepala daerah dan wakil kepala daerah tidak dapat melaksanakan tugas, Sekda melaksanakan tugas-tugas keseharian kepala daerah sampai dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur definitif. Karena itu, dirinya akan melaksanakan tugas-tugas harian Bupati Sumba Timur, sampai dengan pelantikan yang rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (26/2/2021) mendatang.

Sekda Kabupaten Sumba Timur ini juga meminta dukungan dari semua pihak terutama jajaran birokrasi untuk bersama menjalankan roda pemerintahan sampai dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur definitif.

Kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur bersama Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK periode 2016-2021, Domu Warandoy mengucapkan terima kasih atas kepercayaan nya sehingga dirinya bisa meniti karier hingga menjabat sebagai Sekda Kabupaten Sumba Timur dan saat ini ditunjuk sebagai pelaksana harian Bupati Sumba Timur.




“Walaupun bapak Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat tidak mendengar suara saya langsung saat ini, saya juga menyampaikan terima kasih kepada beliau karena telah mempercayakan tanggung jawab ini (Plh Bupati Sumba Timur) untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di Sumba Timur saat ini dan saya akan berusaha semampu saya untuk melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab,” tandasnya.

Wakil Bupati Sumba Timur periode 2016-2021, Umbu Lili Pekuwali, ST., MT kepada wartawan usai pelaksanaan serah terima jabatan, Rabu (17/2/2021) mengucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk masyarakat dan awak media yang sudah mendukung kepemimpinan GBY-ULP selama lima tahun sehingga telah berjalan dan berakhir dengan baik.



Walau demikian, diakuinya masih banyak hal yang belum mampu dirinya dan GBY lakukan bagi masyarakat Sumba Timur, sehingga diharapkannya Bupati-WakilBupati Sumba Timur periode 2021-2026, Kristofel A. Praing-David Melo Wadu dapat melanjutkan tingkat estafet kepemimpinan ini dengan baik untuk kesejahteraan masyarakat Sumba Timur secara luas.

“Kita tetap dukung pemerintahan yang baru nantinya, karena kita juga mengharapkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Sumba Timur,” tegasnya.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons