Scroll to Top
Kasus Pemboman Ikan di Tanjung Sasar Kembali Terjadi
Posted by maxfm on 11th Agustus 2020
| 909 views
Ilustrasi[Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Kasus penangkapan ikan dengan bahan peledak atau bom kembali terjadi di Tanjung Sasar, Desa Sumba, Kecamatan Haharu. Kasus yang meresahkan nelayan setempat ini diduga dilakukan oleh nelayan dari luar Sumba dan sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir.




Hal ini disampaikan nelayan setempat Ranjawali melalui sambungan telepon, Minggu (9/8/2020) malam menjelaskan kasus pemboman ikan ini sudah terjadi sejak Jumat (7/8/2020) dengan jarak dari bibir pantai hanya berkisar antara 500 meter hingga satu kilo meter jaraknya, sehingga masyarakat dan nelayan setempat dapat dengan jelas melihat aktivitas pengeboman ikan di lokasi tersebut. Namun masyarakat setempat tidak dapat berbuat apa-apa.

Dijelaskannya aksi pemboman ikan ini juga pernah terjadi di lokasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, diharapkannya pemerintah daerah dan aparat keamanan bisa mengambil tindakan tegas, agar menyelamatkan ekosistem laut yang ada di Tanjung Sasar, sekaligus menyelamatkan sumber penghidupan bagi masyarakat nelayan setempat.




“Kalau mereka bom ikan terus disini, kami yang nelayan lokal tidak mungkin dapat ikan lagi di laut dangkal sini,” urainya.

Mengenai apakah para nelayan yang menangkap ikan dengan bahan peledak ini juga memiliki senjata api yang dapat membahayakan nelayan setempat jika ingin mencegah para nelayan nakal, Ranjawali mengaku tidak mengetahui persis hal itu. Namun para nelayan lokal jelas takut mendekat dan memilih untuk memantau saja dari darat.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons