Scroll to Top
Covid-19 di Kota Kupang Sudah Berpindah Secara Lokal
Posted by maxfm on 11th Mei 2020
| 1033 views
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Kota Kupang Sebagai ibukota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menjadi transmisi lokal penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Pemerintah akan makin memperketat pelaksanaan protokol kesehatan bagi masyarakat.




Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes menyampaikan hal ini dalam jumpa pers di Ruang Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Senin (11/5/2020) malam. Dimana kegiatan jumpa pers ini diikuti MaxFm melalui sambungan telepon dengan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu.

Mantan Direktur RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang ini menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan swab di laboratorium RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, hingga Senin (11/5/2020) telah dilakukan pemeriksaan untuk 46 sampel, dengan hasilnya terdapat tiga pasien positif Covid-19 baru.




“Perlu saya jelaskan, tiga pasien positif Covid-19 ini satu sedang dirawat di RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, satu di RSUD Aeramo Nagekeo, dan satu di RSUD SoE,” jelasnya.

Lebih lanjut, menurutnya juga ada dua sampel yang kembali menunjukkan hasil positif dari kluster Sukabumi, sehingga penambahan jumlah pasien positif di NTT hanya bertambah tiga menjadi 15 orang. “Hasilnya ada lima yang positif, tetapi duanya adalah pasien lama, sehingga penambahannya ada tiga,” jelasnya.



Ditegaskannya pasien positif Covid-19 yang saat ini dirawat di RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang adalah pasien transmisi lokal, sehingga pemerintah akan segera memastikan pengetatan terhadap aktivitas yang masih dilakukan oleh masyarakat di Kota Kupang, dan juga kabupaten-kabupaten se-NTT.

“Perlu saya tegaskan ini bukan pemberlakuan PSBB, tetapi pengetatan terhadap social distancing dan phisycal distancing, cuci tangan, pakai masker, dan perilaku hidup bersih lainnya yang sudah ditetapkan,” tegasnya.

Mantan Sekda Kabupaten Ende ini juga menegaskan, Selasa (12/5/2020) pagi pihaknya akan langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang, dan Dinas Kesehatan kabupaten-kabupaten se-NTT untuk meningkatkan pelaksanaan protokol kesehatan bagi masyarakat secara lebih efektif.



“Yang kita khawatirkan selama ini tentang akan terjadinya transmisi lokal, sudah terjadi. Jadi kita semua harus lebih serius melakukan langkah-langkah pencegahan ke depan,” tandasnya.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons