Scroll to Top
Pemprov NTT: Semua Rumah Sakit Harus Bersama Hadapi Covid-19
Posted by maxfm on 7th April 2020
| 1370 views
Kepala Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu. (FOTO: ONI)

MaxFm, Waingapu – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur, (NTT) telah menetapkan semua rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta di wilayah Provinsi NTT untuk bersama-sama menghadapi dan memberikan penanganan terhadap masalah Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

Juru bicara penanganan Covid-19 Provinsi NTT, Dr. Marius Ardu Jelamu menyampaikan hal ini melalui sambungan telepon dalam dialog interaktif bersama Radio Max FM Waingapu, Selasa (7/4/2020). Ditegaskannya semua rumah sakit pemerintah, swasta, dan juga Rumah Sakit milik TNI/Polri yang ada di Provinsi NTT, sudah ditetapkan Pemprov NTT sebagai rumah sakit rujukan, maupun rumah sakit second line, dalam melakukan penanganan yang maksimal dalam Pandemi Covid-19 saat ini.



“Saat ini kita di NTT memiliki 11 rumah sakit rujukan yakni Rumah Sakit Umum Prof. W. Z. Johannes Kupang, RSUD T. C. Hillers Maumere, RSUD Komodo Labuan Bajo, RSUD Gabriel Manek Belu, RSUD Alor, RSUD Ba’a di Rote Ndao, RSUD Sabu Raijua, RSUD Lewoleba-Lembata, RSUD Ende, RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, dan juga RSUD Waikabubak Sumba Barat,” jelasnya.

Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT ini menambahkan, tidak hanya 11 rumah sakit ini yang dapat menjadi tempat perawatan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dengan Pengawasan (PDP), atau bahkan jika nantinya ada yang berdasarkan hasil pemeriksaan Swab hidung dan tenggorokan dinyatakan positif Covid-19. Sebab sejumlah rumah sakit milik pemerintah dan rumah sakit swasta di wilayah Provinsi NTT juga sudah ditetapkan sebagai rumah sakit second line, untuk mendukung percepatan penanganan terhadap Pandemi Covid-19.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons