Scroll to Top
Tim Kerja RSUD URM Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Lokasi RS
Posted by maxfm on 25th Maret 2020
| 270 views
Salah satu staf RSUD URM Waingapu Melakukan Penyemprotan DIsinfektan [Foto : Dokumen Pribadi]

MaxFM, Waingapu – Tim kerja Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha melakukan penyemprotan disinfektan ke berbagai tempat di lokasi sekitar RSUD URM sebagai usaha pencegahan dini serangan Covid-19 di sekitar rumah sakit.

Direktur RSUD RSUD URM dokter Lely Harakai kepada Radio MaxFM mengatakan pagi tadi Rabu (25/03/2020) pihaknya melakukan penyemprotan disinfektan menggunakan peralatan semprot manual ke berbagai tempat.



“Kami melakukan penyemprotan disinfektan ke pintu masuk rumah sakit, lorong rumah sakit, di sekitar ruang bangsal pasien, bagian depan ruang UGD, di lopo-lopo tempat duduk keluarga pasien, bagian kantor rumah sakit yang terdapat kaca dan bagian lain yang dirasa perlu untuk dilakukan penyemprotan disinfektan” jelas Direktur RSUD Umbu Rara Meha dokter Lely Harakai saat ditanya penyiar MaxFM di acara warga bicara.

Masih kata dokter Lely Harakai, penyemprotan disinfektan di wilayah RSUD Umbu Rara Meha selain untuk bersiap menghadapi Covid-19 sekalian untuk menjaga orang sehat yang datang kerja ataupun jaga pasien di RS agar tetap sehat.

Dokter Lely Harakai menambahkan disinfektan yang digunakan menggunakan cairan pemutih pakaian dicampur dengan air dengan perbandingan satu berbanding sepuluh, penyemprotan disinfektan ini anjut dokter Lely akan dilakuakan lagi dalam beberapa waktu mendatang.



Diberitakan sebelumnya untuk mencegah serangan Covid-19, 3 RS di Sumba Timur sudah memberlakukan tidak ada jam kunjungan di RS, keluarga yang menjaga pasien hanya boleh 1 orang saja dan terdata di petugas keamanan RS, kecuali pasien yang keadaan kritis jumlah keluarga yang menjaga diperolehkan higga 3 orang.

Berasarkan informasi terakhir yang sampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur terdata 6 orang ODP Covid-19 di Sumba Timur.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons