Scroll to Top
Jumlah Ternak Mati di Hambapraing Masih Perkiraan
Posted by maxfm on 19th Februari 2020
| 622 views
Ternak milik masyarakat Desa Hambapraing terlihat kurus karena kekurangan pakan.(FOTO:ONI).

MaxFM, Waingapu – Jumlah ternak kuda, sapi dan kerbau yang dilaporkan mati sejumlah lebih dari 200 ekor karena kekurangan pakan di Desa Hambapraing, Kecamatan Kanatang sampai dengan saat ini masih berdasarkan angka perkiraan para pemilik ternak. Proses pendataan masih dilakukan petugas dari Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Radamuri menyampaikan hal ini kepada wartawan di ruang kerjanya Selasa (18/2/2020). Dijelaskannya, jumlah ternak yang dilaporkan mati ini belum dapat dipastikan jumlahnya karena para peternak juga hanya memperkirakan jumlah ternak milik mereka yang mati, berdasarkan temuan bangkai ternak di padang.

“Saya sudah minta petugas saya di lapangan untuk mendatangi para peternak mendata jumlah pasti ternak yang mati. Tetapi belum bisa dipastikan jumlahnya, karena masyarakat juga hanya perkirakan saja sesuai cap pada bangkai ternak yang mereka temukan di padang,” jelasnya.




Menurutnya dari perkiraan 200-an ekor ternak mati ini terbanyak adalah ternak kuda, kemudian baru sapi dan kerbau. Karena menurutnya Desa Hambapraing merupakan salah satu desa di Sumba Timur yang memiliki populasi ternak kuda cukup banyak.

Sedangkan mengenai penyebab kematian ternak ini, disebabkan oleh kurangnya pakan di padang karena kemarau panjang yang diikuti dengan kebakaran padang. Karenanya, kuda yang membutuhkan makanan sepanjang hari menjadi kekurangan pakan dan akhirnya mati.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons