Scroll to Top
Bupati Sumba Timur Lantik Direktur Perumda Sandalwood
Posted by maxfm on 25th Januari 2020
| 867 views
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora saat melantik tiga pejabat untuk Dua Perumda milik Pemkab Sumba Timur. (FOTO: ONI)

MaxFM, Waingapu – Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora, melantik dan mengambil sumpah jabatan Direktur Perusahan Umum Daerah (Perumda) Sandalwood Periode 2020-2025, di aula Setda Kabupaten Sumba Timur, Kamis (23/1/2020). Pada saat yang sama, Bupati Gidion juga melantik dewan pengawas Perumda Sandalwood dan juga dewan pengawas Perumda Air Minum Matawai Amahu.

Ketiga pejabat yang dilantik pada kesempatan tersebut adalah Fotifar Mandala Ndapa, ST sebagai Direktur Perumda Sandalwood, Rinhard Herman Radjah, S.Pt sebagai Dewan Pengawas Perumda Sandawood Periode 2020-2024 dan Markus B. Ndakumanungu, SE sebagai Dewan Pengawas Perumda Air Minum Matawai Amahu Periode 2020-2024.



Dalam sambutannya, Bupati dua periode ini menegaskan, acara pelantikan ini telah melalui sejumlah tahapan dan waktu yang cukup panjang dengan kompetisi yang ketat, sampai mendapatkan ketiganya untuk mengisi jabatan pada dua Perumda milik Pemkab Sumba Timur tersebut. Karena itu, ketiganya diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diterima secara baik dan maksimal, untuk bersama pemerintah mewujudkan masyarakat Sumba Timur yang sejahtera.

Menurutnya, Perumda Sandalwood dan Perumda Air Minum Matawai Amahu bergerak dibidang pelayanan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, sehingga kepada pemimpinnya harus benar-benar profesional dan memiliki kemampuan manajemen, memiliki kemampuan teknis yang memadai serta memiliki kepribadian yang mau melayani.

“Untuk bisa dilantik dan diambil sumpah ini, bapak-bapak harus bersaing dengan banyak pelamar lain. Jadi setelah dilantik ini, harus bisa buktikan bahwa bapak-bapak yang dilantik ini lebih unggul. Karena dua Perumda ini bergerak di bidang pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga harus melaksanakan tugas tanggung jawab bapak-bapak secara maksimal dan profesional, disertai hati yang mau melayani,” tegasnya.

Gidion juga menegaskan agar tiga pejabat yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya ini mempelajari semua kaidah-kaidah yang berkaitan dengan perusahan terkait Perumda, sehingga dipamahi dengan baik agar kemudian mampu mendeteksi permasalahan-permasalahan yang dapat timbul guna dilakukan antisipasi atau memecahkan permasalahan yang ada di kedua Perumda tersebut.

Mengenai pendapatan Perumda Air Minum Matawai Amahu yang sejauh ini belum stabil, dan juga tingkat pelayanan kepada masyarakat yang belum memiliki standar kepuasan masyarakat, sehingga harus terus dibenahi. Karena itu kepada direktur, dan dewan pengawas beserta seluruh staf harus mampu bekerja sama guna menyelesaikan masalah-masalah yang ada.




“Saya harapkan dengan dilantiknya dewan pengawas Perumda Air Minum Matawai Amahu hari ini, komposisi pimpinannya sudah lengkap, sehingga permasalahan pelayanan dan target pendapatan yang ada bisa semakin dimaksimalkan,” tandasnya.

Kepada direktur Perumda Sandalwood, Gidion juga menegaskan agar segera menyusun anggaran dasar/anggaran rumah tangga perusahaan agar menjadi pedoman pelaksanaan Perumda Sandalwood, termasuk dengan tahapan perekrutan tenaga kerja untuk lancarnya Perumda Sandalwood ke depan. “Pemerintah dan DPRD sudah sepakat untuk menghibahkan anggaran sebesar Rp 1 Miliar tahun ini, jadi tolong dimanfaatkan secara baik dan seefektif mungkin untuk eksisnya Perumda Sandalwood,” tandasnya.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons