Scroll to Top
Warga Belanda Kagumi Kain Tenun Ikat Sumba
Posted by maxfm on 10th November 2019
| 1131 views

Dua warga negara Belanda, Antoinnette dan Tina Lamboij terlibat bercerita santai dengan sejumlah anak SMP sesaat sebelum pembukaan Sidang Raya XVII PGI, Jumat (8/11) lalu.(Foto:ONI)

MaxFM, Waingapu – Sejumlah warga negara Belanda ikut mengambil bagian dalam kegiatan Pembukaan Sidang Raya XVII Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Jumat (8/11) lalu. Warga negara Belanda ini mengikuti acara pembukaan Sidang Raya PGI ini karena memiliki hubungan emosional dengan Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Payeti tempat penyelenggaraan SR XVII PGI.

Kepada MaxFM saat berkeliling di lokasi pembukaan SR XVII PGI, Antoinette dan Tina mengaku mengagumi kain tenun ikat Sumba yang dikenakan oleh puluhan ribu masyarakat sumba dari semua strata dan umur, yang kemudian menampilkan pemandangan yang sangat eksotis ditengah padang Pure Kambera yang kering dan hanya terdapat rerumputan kering dan sejumlah pohon.

“Pakaiannya sangat indah dan ini sesuatu kegiatan yang sangat hebat dan spektakuler, sehingga sangat membanggakan bagi kami, sebagai cucu dari Pendeta Piet Lambooij yang pernah melayani di jemaat Payeti pada tahun 1950-an,” urai Antoinette dengan senyum bangga dalam bahasa Inggris.




Tina yang sedikit bisa berbahasa Indonesia menuturkan, mereka berasal dari Den Haag Belanda, dan sehari-hari berkomunikasi dengan bahasa Belanda dan berbahasa Inggris. Namun dirinya sedikit bisa berbahasa Indonesia, karena saat ini menjadi salah satu profesor hukum yang mengajar di Universitas Airlangga Surabaya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons