Scroll to Top
Sengitnya Pacuan Kuda Sumba
Posted by Heinrich Dengi on 27th November 2019
| 764 views

MaxFM, Waingapu – Semi Final dan Final Pacuan Kuda Victory Cup II 2019 Sumba Timur, November 2019 penuh drama, air mata dan teriakan suka cita.

Hingga jelang final Victory Cup II 2019 Sumba Timur diketahui sudah 3 ekor kuda yang mati, Sabil mati setelah sebelumnya patah kaki saat sedang berpacu di semi final kelas Pemula 3, dan Laggokar juga mati setelah meraih juara 1 pada ren 1 semi final di kelas A, 1 kuda lain juga dikabarkan mati.

Hingga 1 hari selepas final pacuan kuda Victory Cup II 2019 Sumba Timur kabar yang beredar kuda Loper mengalami kolik dan akhirnya mati, sehingga total di kejuaraan kali ini yang memperebutkan piala Gubernur NTT, 4 ekor kuda diketahui mati. Tentu saja matinya kuda pacuaan ini meninggalkan duka dan air mata bagi pemilik, perawat dan pencinta kuda di Sumba.

Drama semi final dan final pacuan kuda Victory Cup II 2019 Sumba Timur juga terjadi dalam lintasan pacu.




Pertarungan final berlangsung ketat dan penuh luapan emosi, baik penonoton, pemilik kuda, pelepas kuda, joki dan pantia.

Dari pantauan saya partai yang mendapat sorotan antara lain saat pertarungan final di Kelas B, kuda Fisher Man bisa mengalahkan Azura, Fisher Man memenangkan pertarungan ketat dengan Azura setelah melewati Azura yang sebelumnya memimpin jalannya pacuan di tikungan kelas C hanya sekira 200 meter jelang garis akhir.

Kekalahan Azura yang sudah merajai kelas B sekitar 10 tahun terakhir dari kuda Fisher Man juga menggiring Azura untuk pensiun dari lintasan pacu.

Sorotan lain dilayangkan untuk pertarungan final di Kelas AA, kuda Rambu Ana Arab yang sehari sebelumnya saat semi final mendapat juara dua karena dikalahkan kuda Queen Red, membalas tuntas kekalahan semi final dengan menjuarai kelas AA dan mengalahkan Queen Red.

Kemenganan kuda Rambu Ana Arab sendiri juga mengagetkan pemiliknya Windi Maulana karena dirinya tidak menyangka bisa menang, sebab di semi final kudanya kalah.

Final lain yang mendapat perhatian khusus adalah di kelas A Super, saat kuda Achiles menjuarai pacuan tanpa mendapat perlawanan karena 3 kuda lain yang harusnya berpacu di final kelas A Super tidak hadir di lapangan Rihi Eti.



Dalam Pacuan Kuda Victory Cup II 2019 kuda yang bertanding datang dari daratan Sumba, Bima dan Timor.

Salah satu postingan di medsos yang terpantau sebagai berikut :
Kami kontingen Pulau Timor mohon ijin pamit.
Terimakasih buat semua teman-teman dan basodara di tanah Marapu yang selalu suport dan mendukung kami selama pacuan Viktori cup berlangsung
Mohon maaf jika kami ada salah.
Terimakasih juga buat basodara yg membatu kami dalam duka cita kuda “LOPER”. [Heinrich Dengi]

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons