Scroll to Top
Pendeta Gomar Gultom Siap Melayani dalam Kolektivitas
Posted by maxfm on 12th November 2019
| 732 views

MaxFM, Waingapu – Ketua umum (Ketum) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), periode 2019-2024 terpilih, Pdt. Gomar Gultom siap membangun sinergitas dengan Majelis Pekerja Harian (MPH) PGI lainnya untuk kepemimpinan lima tahun ke depan dalam konsep kolektivitas. Pelayanan ini akan didasarkan pada Dokumen Keesaan Gereja (DKG) dan Pokok-Pokok Tugas Panggilan Bersama (PTPB) yang ditetapkan dalam Sidang Raya XVII PGI.

Hal ini disampaikan Gomar kepada MaxFm di depan Gedung MPL Waingapu, Selasa (12/11/2019) petang. Pria yang saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris Umum (Sekum) PGI ini menegaskan, 13 MPH PGI akan bekerja sesuai dengan DKG dan PPTB yang ditetapkan dalam Sidang Raya XVII PGI 2019. Karena itu, walaupun tidak dipilih dalam bentuk paket, dirinya dan 12 MPH PGI lainnya akan merujuk pada DKG dan PPTB dalam melayani untuk masa pelayanan lima tahun ke depan.




“Kita memang dipilih sendiri-sendiri dan tidak dalam bentuk paket. Tetapi di PGI itu namanya majelis, sehingga tidak akan ada yang membangun pelayanannya secara sendiri-sendiri menurut konsep pribadinya. Tetapi konsep kolektivitas yang didasarkan pada DKG dan PPTB adalah rujukan pelayanan kami semua,” jelasnya.

Karena itu, walaupun dipilih masing-masing, warga jemaat Huriah Kristen Batak Protestan (HKBP) ini menegaskan, semua MPH yang terpilih akan membangun sinergitas untuk melaksanakan pelayanan yang maksimal dalam masa pelayanan mereka lima tahun ke depan. “Kami ber-13 pasti akan bersinergi untuk mengerjakan apa yang diamanatkan dalam DKG dan PPTB pada Sidang Raya XVII PGI ini. Karena kami tidak boleh keluar dari dokumen-dokumen tersebut,” tegasnya.

GKS Payeti Cabang Praiwora – Loaksi Pemilihan Ketua Umum dan Sekum PGI [Foto: Heinrich Dengi]




Gomar mengaku sangat berterima kasih kepada semua pimpinan gereja-gereja yang sudah mempercayakan dirinya untuk memimpin MPH PGI lima tahun ke depan. Karena itu, dirinya akan memberikan semua energy dan kemampuan yang ada pada dirinya bersama 12 MPH lainnya guna memberikan yang terbaik untuk kemajuan gereja-gereja di Indonesia.

Untuk sinergitas bersama pemerintah, pria berkacamata ini menegaskan PGI sebagai mitra pemerintah akan terus membangun sinergitas untuk bersama membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. Namun PGI akan menempatkan diri sebagai mitra sinergis pemerintah dan bukan sebagai pendukung pemerintah atau oposan pemerintah.

Perutusan dari Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Penatua Rocky O. Raring kepada MaxFm di sela-sela proses pemilihan yang berlangsung di gedung kebaktian GKS Payeti Cabang Praiwora mengharapkan kepengurusan MPH PGI yang baru akan dapat melanjutkan proses pelayanan yang baik yang sudah dilakukan MPH PGI saat ini, dan meningkatkan yang belum maksimal dilakukan.

“Kita berharap teman-teman MPH PGI yang baru bisa melaksanakan semua yang sudah dibahas dan ditetapkan menjadi pedoman pelaksanaan program-program pelayanan lima tahun ke depan dalam sidang raya kali ini,” jelas Rocky yang juga adalah Bupati Minahasa ini.



Mengenai kesannya terhadap daerah Sumba, Rocky mengungkapkan Sumba memiliki keindahan alam yang jauh berbeda dengan daerah lain, dan penyambutan panitia dan warga GKS memberikan kesan yang luar biasa baginya dan tentunya peserta lainnya. “Sumba ini luar biasa, dan sangat berkesan,” urainya singkat.

Pantauan MaxFm, proses pemilihan yang dilakukan di GKS Payeti Cabang Praiwora dilakukan secara terpisah. Dimana proses pemilihan dimulai dari ketua umum, sekretaris umum, wakil sekretaris umum, para ketua, wakil bendahara umum, bendahara umum, baru dilanjutkan pada majelis pertimbangan, dan badan pengawas perbendaharaan.

Sementara itu di depan Gedung MPL sendiri, usai mendapatkan informasi keterpilihan Pdt. Gomar Gultom sebagai Ketua Umum PMH PGI, para peserta sidang raya XVII PGI mulai memberikan ucapan selamat kepada Pdt. Gomar Gultom. Bahkan karena banyaknya peserta yang ingin mengucapkan selamat dan berswafoto bersama, para peserta harus rela mengantri untuk mendapatkan giliran.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons