Scroll to Top
31 Meninggal Akibat Kecelakaan Lalulintas Selama 2019
Posted by maxfm on 22nd Oktober 2019
| 466 views
Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Hingga akhir Oktober 2019 sudah 31 orang meninggal akibat kecelakaan lalulintas di wilayah Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur,NTT.

Kepala Satuan Lalulintas Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada dalam diskusi di Radio Max 96.9FM Waingapu dengan topik Operasi Zebra Turangga 2019 mengatakan selain korban meninggal, akibat kecelakaan lalulintas juga menyebabkan 192 orang mengalami luka-luka.




“Selain korban meninggal dan luka-lukan Satlantas Polres Sumba Timur juga mencatat 1.785 kasus pelangaran lalulintas, 1.393 kasus sudah diajukan ke Pengadilan untuk disidangkan,” jelas Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada, Senin (21/10/2019)

Salah satu pendengar Radio Max 96.9FM Grace di Padadita lewat telepon menyampaikan kepada Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada dalam diskusi radio bahwa dalam pengalamannya cukup banyak warga yang tidak sabaran memanti perubahan lampu lalulintas dari merah ke hijau, “Saat lampu merah masih di angka 8 banyak kendaraan sudah membunyikan bel seolah mendesak kendaraan di depannya untuk segra jalan meski lampu lalulintas masih merah,” kata Grace.




Menanggapi keluhan Grace, Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada merespon dengan menyampaikan akan menurunkan personil Satlantas untuk melakukan patroli di sekitar lampu lalulintas dan akan menindak para penerobos lampu laluntas.

Kasatlantas Polres Sumba Timur Leyfrids D. Mada juga membenarkan apa yang disampaikan Grace dari Padadita, karena dirinya juga memantau pengguna jalan di Sumba Timur masih banyak yang menerobos lampu lalulintas meski lampu masih merah sudah banyak pengendara yang tidak sabar dan bahkan menerobos sebelum lampu berganti dari merah ke hijau.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons