LATEST NEWS
Terancam 15 Tahun Bui, Dua Tersangka Pembunuhan di Blok M Sumba Timur Resmi Ditahan
Polres Sumba Timur Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pembunuhan di Blok M, Matawai
Pembacokan Brutal di Matawai, Satu Tewas dan Tiga Luka, Dipicu Masalah Mangga
Keresahan Pengusaha Angkutan Umum Sumba Timur Terurai, Gagasan PT Perorangan dari Jasa Raharja Buka Akses Legalitas
Hingga Juni 2026, 9 Warga Meninggal Dunia Akibat Lakalantas, Berikut Himbauan Kasatlantas
Satlantas Polres Sumba Timur Gandeng Jasa Raharja Dan Ojol Maxim Deklarasikan Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas
Warga NTT Taat Pajak Kendaraan Dapat Emas, Balik Nama Kendaraan Gratis!
Penyegaran Organisasi Polres Sumba Timur, Tiga Jabatan Strategis Diserahterimakan
OJK Luncurkan Roadmap 2024-2027: BPR dan BPRS Targetkan Pertumbuhan Tangguh di Era Digital
Nobar Liga Champions di Polres Sumba Timur, Hiburan Sekaligus Edukasi Keselamatan Berkendara
Video : Dari Persemaian Hingga Tanam Bawang Merah Biji
Video Dari Persemaian Hingga Tanam Bawang Merah Biji
MaxFM, Waingapu – Umumnya petani menanam bawang merah umbi, dengan masa tanam 3 bulan bisa dipanen.
Tim kerja di Radio Max Waingapu Foundation sudah sejak beberapa tahun lalu tidak lagi menanam bibit bawang merah umbi, melainkan lebih sering menyemai bibit bawang merah biji, setelah bibit siap dipindahkan baru di tanam di bedeng tanam.
Dalam video ini bibit bawang merah disemai sekitar 30 hari setelah itu ditanam.
Dari pengalaman tanam tahun sebelumnya hasil panen bawang merah biji memuaskan petani meski keseluruhan waktu dari persemaian sampai panen lebih panjang waktunya dibanding menanam bibit bewang merah umbi.

![Kapolres Sumba Timur AKBP Gede Harimbawa Menjelaskan ke Awak Media Terkait kasus Pembuhan dan Kekerasan di Blok M, Matawai dan Menunukkan barang Bukti Parang Sumba yang digunakan untuk Membunuh dan Melukai korban [Foto: Heinrich Dengi]](http://maxfmwaingapu.com/wp-content/uploads/2026/06/j-102x75.jpg)





