Scroll to Top
Warga Keluhkan Mahalnya Biaya Pemeriksaan Darah Untuk Pasien Rawat Jalan Terindikasi DBD
Posted by Heinrich Dengi on 20th Maret 2019
| 9885 views
Fogging Oleh Team Kerja DInkes Sumba Timur [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM – Waiangapu, Warga mengeluhkan mahalnya biaya pemeriksaan darah untuk pasien rawat jalan yang terindikasi kena Demam Berdarah Dengue DBD di sarana kesehatan di Sumba Timur NTT, padahal wilayah ini telah menetapkan DBD sebagai Kejadian Luar Biasa KLB.

Keluhan warga tentang mahalnya biaya pemeriksaan darah untuk pasien rawat jalan yang terindikasi kena DBD dan tidak ditanggung pemerintah padahal saat in sedang KLB DBD dan pemda sudah mengeluarkan dana cukup besar untuk menangani DBD termuat dalam catatan di media sosial FaceBook.

Berikut beberapa keluhan warga:

Dari pengguna FB dengan nama Etha Tara ini dia sesungguhnya kendala kalau pasien DBD yang rawat jalan karena pasti kendalanya di uang untuk pemeriksaan laboratorium, kalo sudah pastikan bahwa DBD di pemeriksaan awal dan tidak bisa rawat inap karena tempatnya penuh, maka akan lebih baik mereka digratiskan saat datang lagi untuk cek darah di laboratorium.

Cerita lain datang dari pengguna FB Hilda Ndahawali yang mengatakan Memang kakak, untuk periksa darah anak saya ada tiga orang, saya periksakan darah lengkap di laboratorium 89Ribu dan periksa DBD lagi tersendiri 157RIBU ribu kali dengan anak tiga orang. Jadi kami sempat berpikir lebih baik beli obat turun panas di apotik saja, kan tidak ada juga obat khusus untuk DBD. Atau beli madu dan buavita saja, daripada ambil darah mahal biayanya.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons