Scroll to Top
Korban Meninggal Akibat DBD Terus Bertambah di Sumba Timur
Posted by maxfm on 11th Maret 2019
| 732 views
Jenasah Asnat Landu Tanah (33 th.) Disemayamkan di Rumah Duka, Kelurahan Maulumbi, Kambra, SUmba Timur [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Korban meninggal akibat Demam Berdarah Dengue DBD terus berjatuhan di Waingapu, Sumba Timur Nusa Tenggara Timur, NTT.

Data terakhir warga Sumba Timur yang meninggal karena DBD adalah Asnat Landu Tanah usia 33 tahun dari Kelurahan Maulumbi, Kecamatan Kambera, Sumba Timur, Asnat Landu Tanah meninggal bersama bayi yang sedang dikandungnya 7 bulan.

Panda Huki mewakili keluarga almarhumah yang juga warga Kelurahan Maulumbi mengatakan, sebelum ke rumah sakit almarhumah Asnat sudah sempat panas badannya beberapa hari di rumah.

“Jadi langsung di rumah Sakit Lindimara, trus malamnya terindikasi DBD, kemudian malam kedua lagi dia falsivarum, trus kemudian lagi dia ginjal, setelah itu tidak ada perubahan di Lindimara rujuk sudah ke RSUD Umbu Rara Meha, setelah di RSUD satu malam, kandungannya sudah mati, korban dalam posisi hamil 7 bulan, kondisi korban tidak stabil akhirnya tunda sudah operasi,” jelas wakil keluarga korban Panda Huki.

Ibu Asnat meninggalkan seorang suami dan 1 anak perempuan kelas 6 SD dan 1 anak laki-laki kelas 1 SD.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun maxfmwaingapu.com , dalam seminggu terakhir terjadi 4 kematian akibat DBB dan hingga pagi ini sudah 20 orang meninggal akibat DBD dan sekitar 700 orang terserang DBD pernah dirawat di 3 Rumah Sakit di Waingapu, sejak DBD mulai mucul di Oktober 2018.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons