Scroll to Top
DORANG BILANG (Budaya Hoax)
Posted by maxfm on 4th November 2017
| 2277 views
Ilustrasi oleh: Yongky H. Suaryono

MaxFM, Waingapu – Belakangan kita mulai akrab dengan istilah hoax (informasi tidak benar yang dibuat seolah-olah benar ). Mengapa berita atau khabar hoax ini begitu gampang menjadi viral di dunia maya bahkan dunia nyata? Bisa jadi karena hoax selalu diciptakan secara up to date, bombastis dan cenderung kontroversial. Namanya saja berita atau info kontroversial gampang sekali kita telan bulat-bulat. Apalagi kalo ada unsur kepentingannya, semakin mudah kita jadi korban Hoax.

Tidak semua orang yang ikut-ikutan menyebarkan hoax, didasari oleh niat jahat, bisa jadi malah sebaliknya. Tergantung kepentingannya. Misal ada informasi hoax begini: “Jalan Waingapu-Melolo macet total karena ada demo besar-besaran Tolak Angin di Wanga”. Setelah hoax ini mencuat di medsos rame-ramelah di-share. Si Tukang Share beranggapan bisa merasa dianggap eksis, bisa memperingatkan kawan-kawan atau orang lain lebih berhati-hati jika melintas ke jalur tersebut. Alasan yang mulia-kan?



Tapi hoax tetap-lah hoax, jika kegaduhan akibat informasi hoax ini sudah sangat mengganggu, si penyebar hoax bisa diproses hukum. Siapa? Gampang, di dunia maya itu bisa ditelusuri si pengunggah pertama. Lalu bisa dijerat berdasar undang-undang IT. Bagaimana kalo di dunia nyata?

Kami di Sumba biasa punya istilah: “Dorang Bilang”. Kalimat yang biasa dipakai tameng untuk mengaburkan sumber informasi dan isi informasi.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons