Scroll to Top
Pemda Sumba Timur Rencana Jadikan Situs Tempayan Lambanapu Sebagai Museum Terbuka
Ditulis oleh maxfm on 24th Agustus 2017
| Dilihat 2158 kali
Kadis Pariwisata Sumba Timur : Maramba Meha [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Dinas Pariwisata Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, NTT berniat menjadikan situs Tempayan Lambanapu, Kecamatan Kambera sebagai museum terbuka.

Kepala Dinas Pariwisata Sumba Timur Maramba Meha mengatakan pihak pemerintah lewat Dinas Priwisata berterima kasih kepada peneliti yang sudah menemukan situs Tempayan, dan pihaknya masih memikirkan beberapa alternatif agar situs ini bisa dinikmati masyarakat.



“Informasi ini sudah didiskusikan, dilaporkan hasil penelitian oleh peneliti, cuma sekarang masih dalam penjajakan selanjutnya apakah yang pemilik tanah dia bersedia memberikan tanahnya sedikit, untuk selanjutnya lewat dinas Pariwisata akan kami bicarakan dengan Bupati dan Ketua DPRD, untuk disiapkan dana menjadi musemu terbuka di situ,” jelas Kadis Pariwisata Sumba Timur, Maramba Meha di ruang kerjanya, Rabu (23/08/2017).

Lanjut Kadis Pariwisa Sumba Timur, Maramba Meha, pihaknya juga akan berusaha menyurati atau mengirimkan proposal ke Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI di Jakarta agar situs Tempayan Lambanapu ini mendapat perhatian.

Situs Tempayan Lambanapu, Sumba Timur, NTT [Foto: Retno Handini]

Masih kata Kadis Pariwisa Sumba Timur, Maramba Meha, untuk saat ini yang menjadi soal utamya apakah pemilik tanah mau melepas tanahnya untuk dijadikan museum terbuka, memang pihaknya belum berkomunikasi dengan keluarga pemilik tanah, cuma besar harapannya bahwa bila sampai pihaknnya bertemu dengan keluarga di sana, ada solusi terbaik yang bisa diambil untuk situs Tempayan Lambanapu yang diperkirakan usianya 2.800 tahun yang lalu atau sekira 800 tahun Sebelum Masehi, sehingga situs ini tidak ditimbun kembali dengan tanah untuk menutupnya.




Sementara itu, menurut Arkeolog dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional, Retno Handini, yang memimpin penggalian di Lambanapu di lokasi Situs Tempayan yang digali berukuran 5M x 5M dan dalam sekitar 2M ditemukan 5 rangka manusia dan 7 tempayan, dari 5 rangka manusia tersebut sudah diidentifikasi 2 rangka laki-laki dan 2 rangka perempuan, sementara 1 rangka belum selesai diidenfikasi.

Dari pantauan maxfmwaingapu.com di lokasi penggalian, Situs Tempayan Lambanapu persis berada di samping dapur salah satu keluarga di sana, dan jaraknya tidak jauh , hanya sekira 7 KM dari pusat kota Waingapu atau sekitar 15 menit perjalanan dengan mobil.

Print Friendly, PDF & Email
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someone
Berita lainnya:close