Scroll to Top
Di Kebun Waikudu ada RNW
Posted by maxfm on 24th Oktober 2013
| 621 views

ranesiJPGMaxFM, Waingapu – Radio Nederland Wereld Omroep RNW Siaran Indonesia ( Ranesi ) yang disiarkan dari Hilversum Belanda sudah tidak bersiaran lagi sejak Juni tahun lalu.

Rasanya sedih juga saat saat Ranesi akan tutup siaran.

Secara pribadi saya punya kenangan tersendiri dengan Ranesi. 2008 lalu saya pernah magang hampir sebulan di Hilversum, diudang Pak Alfons Lasedu, salah satu penyiar senior Ranesi. Rasanya baru kemarin kejadian itu.

Saat berkunjung ke kebun Bapak Diki Talu Ndiawa di Waikudu, saya mendengar siaran radio Max FM di sana. Suara manis Erni siang itu dengan lagu tempoe doeloenya terdengar di kesunyian Waikudu. Suara Erni kami dengar dari radio transistor 9 band pemberian Ranesi yang terlihat jelas di kamar rumah kebun bapak Diki Talu Ndiawa, logonya RNW.

Saat Ranesi akan ditutup, saya sempat meminta radio transisitor untuk satu acara di Max Fm kepada Pak Han Harlan, Manager Ranesi di Indonesia.

Kami membagi radio transistor dari Ranesi ke pendengar lewat kuis, yang beruntung menjawab beberapa pertanyaan mendapat bingkisan radio. Bapak Diki Talu Ndiawa salah satu pendengar yang beruntung mendapat hadiah radio transistor.

Saat mendengar saiaran Max FM di rumah kebun Bapak Diki Talu Ndiawa, saya langsung meminta untuk melihat kamar tidur mereka di mana radio transistor ini di letakkan.

Teringat penyiar Ranesi

Dari kamar tidur Bapak Diki Talu Ndiawa di rumah kebun Waikudu yang ada di tengah tebing tinggi dan sungai Waikudu yang deras arusnya, memori saya langsung berlari kencang menuju ke Hilversum Belanda, didalam studio siaran RNW, saya pernah beberapa kali duduk di situ dan di wawancara pengalaman di Belanda, di tempat peñata suara berada, di Hilversum.

Nama kawan di sana langsung teringat lagi : Alfons Lasedu, Bari Muchtar, Jean Van de Kok, Fedia Andina, Nina Nanlohi, Mbak Endang yang menyiapkan card plastik terisi eoru untuk biaya makan saya di kantin Ranesi, Yanti Mualim, Julian Wahyana, Eka Tanjung, Junito Drias, Rina Sitorus, …dan masih banyak lainnya…..berharap semua dalam keadaan baik.

( Heinrich Dengi )

Print Friendly, PDF & Email