Scroll to Top
Dinas Pertanian Dorong Masyarakat Sumba Timur Tanam Sorgum dan Jagung
Posted by maxfm on 29th Maret 2023
| 1103 views
Kepala DInas Pertanian Sumba Timur Nicolas Pandarangga (Baju KORPI Biru) [Foto: ISTIMEWA]

MaxFM WAINGAPU – Pemerintah pusat telah merencanakan pembangunan tambak udang di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.




Pembangunan tambak udang ini sendiri rencananya akan dimulai peletakan baru pertamanya pada pertengahan tahun 2023 yang rencananya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.

Proyek bernilai Rp 7,5 Triliun dari APBN ini sendiri diperkirakan membutuhkan hingga 5ribu tenaga kerja.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Sumba Timur, Nicolas Pandarangga, menjelaskan hal ini kepada MaxFM Waingapu melalui panggilan telepon.




Dijelaskannya untuk mendukung pengembangan udang tersebut, tambak udang sendiri membutuhkan bahan baku pakan hingga 5ribu ton perbulan.

Dimana bahan baku pakan itu diantaranya ada jagung, sorgum hingga cacing yang diharapkan bisa dipenuhi dari hasil pertanian masyarakat Sumba Timur sendiri.

Karena itu selain mendorong penanaman sorgum di masyarakat secara masif saat ini dengan target 17 ribu hektare tahun 2023, Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Timur juga mendorong masyarakat untuk ikut melakukan penangkaran benih sorgum.

“Untuk penangkaran benih kita sudah minta masyarakat di wilayah Desa Wanga-Patawang agar bisa penuhi kebutuhan bibit kita untuk penanaman 17 ribu hektare itu,” jelasnya.




Menurutnya ketersediaan bibit di tingkat lokal sendiri akan sangat membantu pengembangan sorgum secara lebih cepat di Sumba Timur.

Sebab ke depannya saat tambak udang nya sudah beroperasi, kebutuhan pakan udang akan sangat tinggi sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Sumba Timur.

“Ini kesempatan yang sangat bagus bagi masyarakat kita untuk meningkatkan keadaan ekonominya ke depan,” tegasnya.

Selain pengembangan sorgum, Nicolas Pandarangga juga mengungkapkan pihaknya terus mendorong masyarakat untuk terus memperluas lahan tanaman jagungnya setiap saat.

“Termasuk di dalamnya kita juga akan melatih masyarakat untuk lakukan pengembangan cacing yang dibutuhkan untuk pakan udang,” jelasnya.



Mantan Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumba Timur ini menambahkan investasi yang masuk di tambak udang ini tidak hanya datang dari dana APBN, melainkan juga ada dari pihak swasta.

“Ini investasi yang sangat besar karena ada tambahan Rp 1,5 Triliun dari swasta untuk sehingga totalnya jadi Rp 9 Triliun nilai investasi nya,” tandasnya.(TIM)



Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons