Scroll to Top
Udang Tak Tahu Dibungkuknya
Posted by Frans Hebi on 15th Juni 2016
| 2556 views

Dalam kehidupan sehari-hari pasti kita pernah menemukan orang-orang yang memiliki watak seperti yang digambarkan. Orang-orang seperti ini akan menyusahkan orang lain dalam interaksi sosial, misalnya, pergaulan dalam masyarakat, dalam komunitas, dalam hidup bertetangga, bahkan dalam rumah tangga sendiri.

Contoh kasus. Seorang ibu rumah tangga. Dia cukup berpendidikan. Setelah kawin dia mengikuti suaminya. Di tempat itu sekitar belasan KK adalah keluarga suaminya. Selebihnya tidak punya hubungan keluarga.

Baru saja beberapa bulan ibu ini sudsh konflik dengan tetsngga. Setelah satu tahun semua tetangga termasuk keluarga suami bentrok dengan dia. Soalnya, kalau ada ayam, babi, atau kambing yang terlepas dan kebetulan lewat di halaman rumahnya, dan meski tidak ada tanaman yang dirusak karena memang tidak ada yang ditanam, dia marah besar seraya memanggil pemilik hewan seraya melontarkan kata-kata yang berbisa dan sama sekali tidak bersifat kekeluargaan.

“Kamu suka piara hewan tapi tidak tahu jaga. Kamu jadikan saya tukang jaga hewan. Kamu tidak tahu bahwa saya tidak suka hewan makanya saya tidak piara” Dan betul juga, di rumahnya tidak ada ternak baik unggas maupun ternak besar.

Meski pemilik hewan menjelaskan bahwa itu tidak disengaja, kebetulan terlepas,  dan khusus untuk unggas kebiasaan lepas bukan hal baru, tapi ibu ini tidak mau mendengarkan. Terusasaja melontarkan kata-kata yang menyinggung perasaan.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons