Scroll to Top
Kepala Loka POM Sumba Timur Bilang Begini Soal Tutupnya Apotek Kimia Farma Waingapu
Posted by maxfm on 11th Mei 2024
| 353 views
Apotik Kimia Farma – Waingapu

MaxFM WAINGAPU – Apotek Kimia Farma Waingapu yang terletak di Jalan Ahmad Yani, sempat beroperasi di awal tahun 2024 lalu.

Namun Apotek yang sebelumnya berada dibawah Kementerian BUMN ini akhirnya harus tutup sejak Maret lalu dan sampai dengan saat ini belum kembali beroperasi.

Kepala Loka POM di Sumba Timur, Bernadus Beda Moron kepada MaxFM Waingapu mengungkapkan penutupan Apotek Kimia Farma Waingapu itu merupakan keputusan pemerintah Kabupaten Sumba Timur.



Menurutnya pihaknya selaku badan pengawas obat dan makanan kemudian melakukan pemeriksaan ke Apotek Kimia Farma Waingapu.

Hasilnya mereka menemukan belum adanya izin operasional dari lintas kementerian di Jakarta untuk mulai beroperasi.

Karena itu, pihaknya kemudian melakukan rapat bersama dengan pemerintah daerah, BPJS Kesehatan dan juga pihak Kimia Farma.

Hasilnya pihak Kimia Farma juga mengakui belum mengantongi izin operasional sehingga disepakati untuk sementara ditutup apoteknya sampai izin operasional diperoleh.



“Kami tidak merekomendasikan untuk ditutup, tetapi kami tegas untuk mengamankan obat-obatnya sesuai kewenangan kami,” ungkapnya.

Sedangkan keputusan untuk menutup sementara Apotek Kimia Farma Waingapu adalah keputusan pemerintah daerah sebagai pihak yang berwenang untuk sebuah usaha ada di daerah.

Terkait izin operasional yang sudah hampir dua bulan belum keluar dan Apotek Kimia Farma Waingapu masih tutup, Bernadus Beda Moron mengaku belum mendapatkan informasi terkait hal itu.

Namun informasinya adalah semua izin operasional untuk Apotek Kimia Farma yang baru mau dibuka atau perpanjangan izin operasional semuanya kini terpusat pengurusannya di Jakarta.




“Karena Apotek Kimia Farma sendiri sekarang tidak lagi milik BUMN, sebab sudah PMA (Penanaman Modal Asing) sehingga izin operasional semuanya terpusat di Jakarta,” jelasnya.

Bernadus menambahkan pihaknya memutuskan melakukan hal ini, karena Apotek Kimia Farma menjual obat-obat keras sehingga pihaknya tidak ingin ikut terseret jika nantinya ada permasalahan, sementara izin operasional nya belum dikantongi.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons