Scroll to Top
Pendidikan Terbaik, Seperti Apa Sebenarnya?
Posted by maxfm on 2nd Mei 2021
| 1372 views

Sekolah dimaksud di atas juga memahami bagaimana setiap anak memiliki kesiapan anak berbeda-beda Ketika mereka mulai mempelajari sebuah konsep atau keterampilan baru, karena pada hakikatnya tidak ada satupun individu yang sama. Hal ini kemudian difasilitasi dengan memberikan pembelajaran berbeda sesuai dengan kesiapan anak. Mencari tahu di mana kesiapan siswa kini dengan melakukan penilaian formatif (Jenis Pre-Assessment)sudah menjadi hal wajib bagi para guru untuk mengetahui di mana posisi anak. Proses tidak hanya berhenti di situ, guru kemudian bersama team mendisain bahan ajar yang sesuai dengan kesiapan siswa. Mengapa? Karena anak akan lebih mudah memahami konsep atau keterampilan baru yang akan dipelajari, apabila pembelajaran dimulai dari sedikit hal yang anak sudah ketahui sebelumnya.




Setiap anak mendapatkan kesempatan untuk belajar dengan kesiapannya masing-masing. Jika misalnya bulan ini anak masuk ke dalam kelompok siswa yang baru membaca kata, maka dengan pengajaran yang tepat anak akan sangat mungkin pindah ke kelompok siswa yang lancar membaca. Tidak ada anak yang dilabel, semua mendapatkan kesempatan yang sama untuk bisa berkembang.

Hal ini menjadi tidak asing kala kini Kemendikbud menghimbau agar guru melakukan tes diagnostic sebelum pembelajaran tatap muka setelah anak melalui proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama setahun terakhir karena pandemic Covid-19, namun di tahun 2002 hal ini merupakan hal yang baru. Melakukan penilaian formatif dan mendisain bahan ajar sesuai kesiapan siswa kala itu dianggap sebagai hal yang menambah pekerjaan guru, dan karenanya sangat jarang atau bahkan tidak dilakukan.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons