Scroll to Top
MPA dan RSUD Lakukan Kegiatan Donor Darah Rutin
Posted by maxfm on 14th November 2020
| 197 views
Wartawan Pos Kupang, Yakobus Lewanmeru ikut mendonorkan darahnya. (FOTO: ONI)

MaxFM, Waingapu – Mitra Perempuan dan Anak (MPA) Sumba Timur bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah Umbu Rara Meha (RSUD URM) Waingapu melakukan kegiatan donor darah rutin di Unit Donor (UDD) RSUD URM Waingapu setiap dua minggu sekali. Kegiatan Donor Darah rutin ini dilaksanakan sesuai dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) kedua pihak.



Kepada awak media di depan UDD RSUD URM Waingapu, Jumat (13/11/2020), ketua MPA Sumba Timur, Pdt. Herlina Ratu Kenya menjelaskan MPA Sumba Timur bekerja sama dengan RSUD URM Waingapu untuk kegiatan donor darah rutin ini, karena berangkat dari pengalaman sulitnya pasien mendapatkan darah saat membutuhkan.

“Selama ini sering sekali keluarga pasien harus mencari sendiri, jadi kita mencoba untuk melakukan kegiatan donor darah ini secara rutin agar bisa membantu,” jelasnya.



Diuraikannya pengalaman menunjukkan bahwa ibu-ibu yang melahirkan atau bapak-bapak yang butuh perawatan karena penyakit tertentu membutuhkan transfusi darah yang banyak. Namun hal itu selalu menjadi permasalahan karena keterbatasan stok darah di Bank Darah Rumah Sakit (BDRS).

“Kalau stok darah di sini sudah ada, sekiranya bisa langsung membantu pasien yang membutuhkan,” urainya.

Selanjutnya kegiatan donor darah yang dikoordinasi oleh devisi donor darah dibawah pimpinan Martina D. Jera ini akan dilaksanakan setiap dua minggu sekali, dan setiap pendonor yang sudah ikut dalam dua kali kegiatan donor darah bersama MPA Sumba Timur, akan dimasukkan dalam data base, untuk kemudian bisa diingatkan kembali tiga bulan kemudian, untuk kembali mendonorkan darahnya.




“Kita rencanakan akan kerja sama dengan operator telepon untuk nantinya bisa mengirimkan pesan singkat kepada pendonor saat sudah tiga bulan untuk datang donor lagi,” jelas pendeta pada Gereja Kristen Sumba (GKS) Waingapu ini.

Tidak hanya itu, Pdt. Herlina juga menegaskan, semua warga masyarakat yang sudah ikut mengambil bagian dalam kegiatan donor darah ini, akan dilibatkan dalam sejumlah kegiatan bersama ke depannya, sehingga tidak terkesan para pendonor hanya dibutuhkan saat waktunya donor saja.



“Biar tidak terkesan seperti habis manis sepah dibuang begitu,” urainya.

Direktur RSUD URM Waingapu, dr. Lely Harakai, M.Kes secara terpisah menjelaskan kegiatan donor darah yang dilakukan oleh MPA Sumba Timur ini sudah menjadi mitra bersama dengan RSUD URM Waingapu, dan ada PKS yang sudah ditandatangani bersama, sehingga akan sangat membantu pihak rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan darah pasien yang membutuhkan.

“Ada PKS nya dan ini jelas sangat menolong kami di rumah sakit,” urainya.

Penanggung jawab Unit Donor Darah (UDD) RSUD Umbu Rara Meha Waingapu, dr. Maria Yosefina Mau Hera kepada media ini usai kegiatan donor mengucapkan terima kasih kepada teman-teman dari MPA Sumba yang sudah kembali melakukan kegiatan donor darah di UDD RSUD URM Waingapu, sehingga membantu menambah stok darah yang ada di BDRS saat ini. Karena memang seringkali pihaknya kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasien terutama saat ada pasien yang membutuhkan darah dalam jumlah banyak.



Menurutnya kesadaran masyarakat untuk ikut menjadi pendonor sukarela setiap tiga bulan akan sangat membantu dan memberikan dampak positif bagi pendonor terlebih dahulu. Karena pendonor akan memperoleh tubuh yang lebih prima, karena metabolisme tubuhnya menjadi lebih baik, dan bisa mengetahui kondisi kesehatannya lebih dini.

“Donor darah itu sangat baik, karena kami akan melakukan pemilahan darah dan juga memeriksanya sebelum digunakan. Jadi kalau ada indikasi penyakit Hepatitis B, Hepatitis C, HIV/AIDS atau Siphilis, kami akan panggil pendonornya untuk dilakukan pemeriksaan ulang,” jelas dokter yang mendapatkan kejutan ulang tahun saat kegiatan donor darah ini.




Mengenai jumlah darah yang diperoleh dari kegiatan donor kali ini, dr. Maria menjelaskan totalnya mendapatkan 28 kantong darah dengan rincian golongan darah 4 empat kantong, B delapan kantong, AB tiga kantong, dan O 13 kantong.

“Darah AB memang paling sulit, sehingga senang hari ini bisa dapat sumbangan tiga kantong,” urainya.

Walau demikian, dr. Maria menjelaskan 28 kantong darah ini akan dipilah, disaring dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mendapatkan darah yang siap dipakai dan juga sehat. Karenanya dr. Maria berharap 28 kantong darah ini semuanya sehat untuk bisa dimanfaatkan kepada pasien yang membutuhkan nantinya.



“Stok kita saat ini untuk golongan darah A enam kantong, B 16 kantong, AB empat kantong dan O empat kantong. Jadi tambahan kegiatan donor ini akan sangat membantu kami,” ungkapnya.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons