Scroll to Top
Kecamatan Kanatang Kembali Hijau
Posted by maxfm on 15th Juni 2020
| 444 views
Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur, Dokter Chrisnawan Tri Haryantana Memberikan Keterangan Saat Jumpa Pers, Sabtu (16/05/2020) di Kantor Dinas Kesehatan Sumba Timur [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – Kecamatan Kanatang yang sempat masuk sebagai kecamatan ketiga dengan status zona merah penyebaran Covid-19 beberapa waktu lalu, kini sudah kembali hijau. Hal ini karena tiga pasien positif Covid-19 klaster STT Sangkakala Grogol Jakarta yang beralamat Kecamatan Kanatang sudah dinyatakan sembuh dan dipulangkan.




Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Tri Haryantana menyampaikan hal ini melalui sambungan telepon, Minggu (14/6/2020). Dijelaskannya berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab yang diterima pihaknya dari gugus tugas penanganan Covid-19 Provinsi NTT, ketiga pasien asal Kecamatan Kanatang sudah dua kali negatif, sehingga dinyatakan sembuh.

“Tiga pasien dari Kecamatan Kanatang itu kita sebut dengan kasus 04, 05 dan 06, dan ketiganya sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan sampel swab RT PCR dengan hasil negatif dua kali,” urainya.




Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur ini menambahkan, sampai dengan saat ini dari total delapan pasien positif Covid-19 di Sumba Timur, tersisa dua pasien yang hasilnya masih positif, sehingga belum bisa dipulangkan. Karena total pasien yang sudah dinyatakan sembuh karena mendapatkan dua kali hasil swab negatif sudah enam orang.

“Pasien 03 dan 08 yang hasilnya masih positif, sedangkan pasien 01, 02, 04, 05, 06, dan 07 sudah sembuh dan semuanya sudah dipulangkan,” jelasnya.



Karena itu, dengan tersisa dua pasien positif Covid-19 di Sumba Timur ini, zona merah yang semula tiga kecamatan yakni Kecamatan Kambera, Kecamatan Kanatang dan Kecamatan Pandawai, kini tersisa dua kecamatan yang masih zona merah, yakni Kambera dan Pandawai, sedangkan Kanatang sudah kembali hijau.

Diharapkannya dengan aktivitas normal baru yang dimulai Senin (15/6/2020) masyarakat Kabupaten Sumba Timur bisa tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada, yakni menggunakan masker saat keluar rumah baik yang sakit maupun sehat, rajin cuci tangan pakai sabun dan air mengalir, hingga menjaga jarak agar tidak terjadi transmisi lokal penyebaran Covid-19 di Sumba Timur.




“Masih banyak masyarakat yang belum sadar untuk pakai masker saat keluar rumah. Karena kalau saya lihat di jalan maupun di pasar, dari 10 orang hanya enam orang yang pakai masker, jadi perlu diingatkan terus agar masyarakat makin sadar,” urainya.

Mengenai tugas mengingatkan masyarakat tentang pentingnya melaksanakan protokol kesehatan ini, dr. Chrisnawan menguraikan, semua tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur harus mengambil bagian, dan juga Semua elemen masyarakat. Karena ini semua demi kebaikan seluruh masyarakat Sumba Timur.



“Kami terus menyampaikannya, baik dari dinas melalui bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Kesmas, hingga ke Puskesmas-Puskesmas, dan semua tenaga kesehatan kami terus ingatkan kepada masyarakat. Karena kalau sampai ada lagi kasus, kami juga yang harus lakukan tracing kontak. Jadi kita semua harus ambil peran,” harapnya.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons