Scroll to Top
Satu Lagi Mahasiswa STT Sangkakala Jakarta Positif Covid-19
Posted by maxfm on 26th Mei 2020
| 643 views
Juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Tri Haryantana (tengah) didampingi Sekretaris Dinkes Sumba Timur dan Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit. (FOTO: ONI)

MaxFM, Waingapu – Satu lagi mahasiswa Sekolah Tinggi Teologia (STT) Sangkakala Grogol Jakarta terkonfirmasi positif Covid-19 sesuai dengan hasil pemeriksaan sampel swab yang dilakukan di laboratorium Biomolekuler RSU Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Total mahasiswa STT Sangkakala Grogol Jakarta yang positif di Sumba Timur sudah delapan orang.



Hal ini disampaikan juru bicara Gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Sumba Timur, dr. Chrisnawan Try Haryantana dalam jumpa pers yang dilaksanakan di Aula kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Senin (25/5/2020). Dijelaskannya pasien 08 terkonfirmasi positif Covid-19 ini sudah menjalani masa isolasi di RSUD URM Waingapu sejak sehari setelah tiba di Sumba Timur.

“Yang bersangkutan berlamat di Kelurahan Kawangu, Kecamatan Pandawai dan tiba di Waingapu 23 April 2020, dan sempat ke rumahnya kemudian tanggal 24 April 2020 dilakukan tes RDT dan hasilnya reaktif, sehingga yang bersangkutan dijemput ke rumah sakit dan menjalani masa isolasi sampai sekarang,” jelasnya.




Dijelaskannya, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 08 ini sesungguhnya sudah menjalani pemeriksaan sampel swab ketiga kali saat ini, dan dua hasil swab sebelumnya yakni pertama di Jakarta, dan kedua di Kupang. Namun baru hasil swab ketiga ini yang bersangkutan dinyatakan positif.

“Saya tidak tahu mengapa yang bersangkutan belum dipulangkan setelah dua kali hasil swab negatif. Jadi supaya jangan salah menjelaskan, nanti kita bisa hadirkan lagi direktur RSUD URM Waingapu untuk menjelaskan secara langsung,” jelasnya menanggapi pertanyaan wartawan.




Mengenai jumlah sampel yang dikirim lagi pekan lalu ke Kupang, dr. Chrisnawan yang didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Timur, Tinus Ndjurumbaha, S.KM dan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit, Jonker Telnoni menuturkan ada 21 sampel yang dikirim dengan rincian 12 orang sedang ditangani di Puskesmas Kambaniru sebagai rumah karantina dan sembilan lainnya berada di RSUD URM Waingapu.

“21 sampel ini sembilan orang berada di rumah sakit, dan 12 lainnya dari hasil tracing kontak kita dari petugas, dan keluarga yang memiliki kontak erat dengan para pasien positif Covid-19 sebelumnya, dan hasil RDT nya reaktif,” jelasnya.



Dr. Chrisnawan juga menambahkan pihaknya dalam upaya pencegahan, selain melalukan tracing kontak dengan warga yang diduga memiliki kontak dengan pasien positif Covid-19, dan memperketat pemeriksaan di pintu-pintu masuk yang umum, seperti bandar udara, jalan darat, dan pelabuhan laut, pihaknya juga melakukan pengetatan pengawasan di pintu-pintu masuk tidak resmi yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

Mengenai jumlah pelaku perjalanan yang masuk ke Sumba Timur hingga saat ini, menurut dr. Chrisnawan totalnya sebanyak 4286 orang dan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 4222 orang dan tersisa 64 orang yang masih dipantau. Selanjutnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari 172 orang, 163 sudah selesai pemantauan dan tersisa sembilan orang yang masih dipantau.




Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih tetap satu orang yang masih diawasi, sedangkan tiga orang lainnya sudah dinyatakan sehat dan sudah dipulangkan. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih dipantau berkurang satu menjadi sembilan orang, karena satunya sudah terkonfirmasi positif, dan satu nya negatif, dan juga sudah dipulangkan.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons