Scroll to Top
Masuk Zona Merah, Eskalasi Pasien Covid-19 di NTT Sangat Mungkin Terjadi
Posted by maxfm on 12th Mei 2020
| 1034 views

Mantan Penjabat Bupati Manggarai ini kembali menegaskan, kelalaian dari warga masyarakat terhadap protokol kesehatan yang sudah ditetapkan secara internasional, nasional, hingga regional NTT dan kabupaten/kota se-NTT dapat berdampak buruk bagi ketahanan masyarakat NTT secara umum. Karena baik dari segi jumlah fasilitas kesehatan, jumlah tenaga dokter, perawat, dan tenaga medis lainnya, hingga kelengkapan medis di NTT saat ini masih sangat terbatas.




“Bapak gubernur dan bapak wakil gubernur sudah menegaskan kepada kita semua, bahwa ketertiban diri dalam menjalankan protokol kesehatan yang ada akan sangat membantu kita. Jadi marilah kita semua bersama berdiam diri di rumah, jika tidak ada urusan penting, dan jadikanlah semua kota dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan sepi. Karena hanya dengan demikian kita bisa menekan terciptanya transmisi lokal dan peningkatan eskalasi,” tegasnya.

Mengenai penertiban atau pembubaran kerumunan masyarakat, salah satu kandidat Dirjen Bimas Katolik, Kementerian Agama ini menegaskan,
Polda NTT dan jajarannya diharapkan dapat mengontrol dan mengawasi seluruh pergerakan masyarakat dan tegas dalam melakukan tindakan hukum sesuai maklumat Kapolri untuk kepentingan kesehatan dan keselamatan seluruh masyarakat NTT.



“Mari kita semua lebih banyak berdiam di rumah dan hindari keramaian, semua harus patuh. Kalau tidak ada hal yang mendesak lebih baik berdiam di rumah saja. Karena jika tidak, hari ini di Kota Kupang, besok mungkin saja di Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, dan juga lainnya,” tegasnya.(TIM)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons