Scroll to Top
Bupati Sumba Timur Harapkan Semua Berpartisipasi Lawan Covid-19
Posted by maxfm on 27th Maret 2020
| 395 views
Bupati Sumba Timur, Gidion Mbilijora saat membuka kegiatan antisipasi penyebaran Covid-19 di Sumba Timur. (FOTO:ONI)

MaxFM, Waingapu – Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Simengharapkan semua elemen masyarakat di Sumba Timur, khususnya untuk golongan ekonomi menengah keatas bisa ikut berpartisipasi dalam mendukung langkah pemerintah melalui Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB) dalam mengantisipasi penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Sumba Timur.

Bupati Gidion menyampaikan hal ini kepada wartawan di Lapangan Pahlawan, Kamis (26/3/2020). Dijelaskannya, saat ini pemerintah berusaha untuk melakukan langkah-langkah pencegahan semaksimal mungkin dengan cara penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum yang ada di Kota Waingapu dan sekitarnya. Namun kelangkaan disinfektan di pasaran menjadi kendala tersendiri bagi pemerintah.




Karena itu melalui inisiatif FPRB Kabupaten Sumba Timur, dikumpulkan secara swadaya bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai bahan campuran disinfektan yakni pemutih, dan pembersih lantai untuk dicampur dengan air dan menghasilkan campuran yang bermanfaat sama dengan disinfektan. Campuran inilah yang digunakan untuk menyemprot fasilitas-fasilitas umum yang ada di Kabupaten Sumba Timur.

“Memang ini diinisiasi oleh teman-teman FPRB termasuk teman-teman TNI/Polri dan LSM yang tergabung dalam FPRB juga, sehingga bahan-bahan ini ada yang disiapkan dari pemerintah melalui BPBD dan ada juga yang swadaya dari teman-teman anggota FPRB. Karena memang saat ini kita kesulitan untuk mendapatkan desinfektan,” jelasnya.




Karena itu, diharapkannya dengan dilakukan penyemprotan ini, bisa menggerakkan hati kelompok masyarakat ekonomi menengah keatas untuk ikut berpartisipasi dalam menyediakan bahan-bahan campuran desinfektan untuk keperluan penyemprotan berikutnya. “Kita harapkan ini bisa menggerakkan masyarakat kita yang secara ekonomi mampu, agar ikut menyumbang sehingga kita bisa terus melakukan penyemprotan lagi,” harapnya.

Anggota TNI ikut bergabung dengan Tim FPRB untuk melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum di Kota Waingapu. (FOTO:ONI)

Dandim 1601/Sumba Timur, Letkol (Inf) Johan A. P. Marpaung pada kesempatan tersebut menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah secara nasional yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dan akan berlangsung selama tiga hari yakni, Kamis-Sabtu (26-28/3). Karenanya, tidak hanya di tingkat kabupaten, anggotanya di Koramil hingga Babinsa di tingkat desa juga didorong untuk bersama pemerintah di tingkatan masing-masing melakukan hal ini.

“Ini memang gerakan secara nasional, sehingga anggota di Koramil maupun Babinsa kita sudah perintahkan untuk melakukannya juga di kecamatan dan desa/kelurahan,” jelasnya.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Timur, Michael Jaka Laki menambahkan kegiatan ini memang dilakukan secara swadaya oleh semua anggota FPRB Sumba Timur, karena mengingat banyaknya kebutuhan untuk melakukan pencegahan penyebaran virus Covid-19 di tempat-tempat umum yang ada di Waingapu, ibukota Kabupaten Sumba Timur. “Anggaran kita cukup terbatas untuk penanggulangan bencana, dan masalah ini (Pandemi Covid-19) tidak ada sebelumnya. Jadi ini benar-benar swadaya dari semua anggota FPRB Sumba Timur, termasuk dari teman-teman jurnalis yang sudah ikut membantu.




Diharapkannya semakin banyak pihak yang terlibat menyumbangkan bahan-bahan kebutuhan pembuatan desinfektan, sehingga dalam kegiatan tiga hari ini dapat terlaksana dengan baik, bahkan untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya. “Penyemprotan desinfektan ini memang tidak bisa kita lakukan satu kali dan selesai. Kita butuh melakukannya secara rutin sampai masalah ini (Pandemi Covid-19) berakhir. Jadi kebersamaan kita semua sangat kami harapkan,” tandasnya.

Hadir pula dalam pembukaan kegiatan ini Kapolres Sumba Timur, AKBP. Handrio Wicaksono, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sumba Timur, Nico Pandarangga, dan sejumlah pejabat daerah lainnya.



Pantauan MaxFM, kegiatan penyemprotan disinfektan di hari pertama ini dilakukan di sejumlah tempat yang dimulai dari Bandar Udara (Bandara) Umbu Mehang Kunda (UMK), gedung kebaktian Gereja Kristen Sumba (GKS) Payeti, dan rumah sending, jalan-jalan protokol Kota Waingapu dan juga Paroki Sang Penebus Wara.(ONI)

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons