Scroll to Top
Desa Tanamanang Belum Terlayani Listrik
Posted by maxfm on 28th Januari 2020
| 365 views
Warga masyarakat Desa Tanamanang saat berada di halaman Kantor Bupati Sumba Timur. (Foto: ONI).

MaxFM, Waingapu – Desa Tanamemang, Kecamatan Pahunga Lodu, Kabupaten Sumba Timur belum terlayani listrik atau belum merdeka dari kegelapan, sehingga setiap malam warga masyarakat di desa tersebut hanya mengandalkan lampu pelita sebagai sumber penerangan. Sejumlah warga masyarakat desa tersebut pun mendatangi Kantor Bupati Sumba Timur, DPRD Kabupaten Sumba Timur, dan PLN Wilayah Sumba untuk bisa mendapatkan pelayanan sambungan rumah.

Sejumlah perwakilan warga masyarakat yang datang mengantar surat permohonan tersebut Senin (27/1/2020) di halaman depan Kantor Bupati Sumba Timur menjelaskan kebutuhan akan listrik di desa mereka sesungguhnya sudah menjadi kebutuhan pokok. Pasalnya Desa Tanamemang merupakan desa yang berada di ibukota Kecamatan Pahunga Lodu.



Karena itu, melalui surat mereka yang ditujukan kepada Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Timur, pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Timur, dan juga PLN Wilayah Sumba, masyarakat meminta agar jaringan listrik yang sudah melintasi wilayah desa tetangga mereka bisa dipakai sebagai sarana untuk dilakukan perluasan jaringan ke desa mereka.

“Kami minta pemerintah melalui bapak bupati, bapak wakil bupati dan juga pimpinan DPRD agar bisa bantu kami dengan PLN untuk perluasan jaringan listrik ke tiga kampung di desa kami,” jelas Hapu Umbu Andung kepada wartawan di halaman Kantor Bupati Sumba Timur, Senin (27/1/2020).

Dijelaskannya tiga kampung yang ada di Desa Tanamanang memiliki jumlah rumah yang diperkirakan mencapai lebih dari 100 rumah. Karena itu, sebagai bukti keseriusan warga masyarakat Desa Tanamemang membutuhkan sambungan listrik ke rumah, dalam surat yang ditujukan ke PLN, warga masyarakat sudah melampirkan foto kopi Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) mereka sejumlah 97 rumah yang siap untuk memasang listrik ke rumah mereka. Karenanya diharapkan pemerintah, DPRD dan PLN wilayah Sumba dapat memberikan respon positif terhadap permohonan perluasan jaringan listrik ini.




“Desa kami ada tiga kampung yakni Kampung Kamaru, Kampung Kamangi dan Kampung Matawai Karungu dan semuanya belum ada sambungan listrik ke rumah. Jadi malam-malam kami pakai pelita saja, dan kalau ada angin pasti pemirsanya padam dan kami kegelapan,” timpal warga lainnya, Kalukur Lijang.

Ditambahkannya, jarak dari Kampung Kamaru ke jalan utama yang sudah terdapat jaringan listrik hanya berjarak sekitar 800 meter, sehingga diharapkan PLN bisa memperluas jaringan listrik ke ketiga kampung ini, dengan menambah tiang pada jarak 800 meter ini. Karena selanjutnya sudah masuk perkampungan, dan sambungan listrik bisa langsung dari rumah ke rumah tanpa membutuhkan tambahan tiang.

“Dari jalan utama itu hanya sekitar 800 meter. Jaringan Listrik ini sendiri sudah melayani Desa Kurwaki yang lebih jauh dengan tiang kosong. Sedangkan kami yang hanya 800 meter dari jaringan ini belum dapat. Jadi semoga permohonan kami ini bisa segera dilayani,” urainya.

Sebagai akibat dari ketiadaan sambungan listrik ke rumah masyarakat Desa Tanamanang, selain harus menggunakan lampu pelita pada malam hari, warga yang memiliki handphone harus menumpang di warga desa tetangga untuk mengisi daya baterai handphone mereka. “Kalau dari Kampung Kamaru dan Matawai Karungu sekitar 800 meter saja. Tetapi yang dari Kampung Kamangi jaraknya hampir dua kilo meter untuk bisa cas baterai Hp (Handphone). Jadi kadang belum penuh juga kita sudah cabut untuk pulang,” jelas warga lainnya, Obet Takandjanji.



Karena Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur sedang tidak berada di tempat, belasan warga masyarakat Desa Tanamanang ini hanya sempat berdiskusi dengan Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Sumba Timur, Lu Pelindima di halaman Kantor Bupati Sumba Timur yang kemudian mengarahkan mereka untuk mengantar suratnya ke Bagian Umum Setda Kabupaten Sumba Timur.

Selanjutnya para warga ini mengantar surat kepada pimpinan DPRD Kabupaten Sumba Timur melalui bagian umum Sekretariat DPRD Kabupaten Sumba Timur, dan terakhir melanjutkan permohonan mereka ke PLN wilayah Sumba.(ONI).

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons