Scroll to Top
Tradisi Megalitik: Eksotisme Sumba
Posted by maxfm on 18th Januari 2018
| 7616 views
Tarik Batu Kubur, Desa Anakalang, Kec. Katikutana, Sumba Tengah [Foto: Retno Handini]

MaxFM, Waingapu – Sumba sungguh suatu destinasi yang menjanjikan banyak keindahan bagi pecinta kebudayaan. Tenun ikatnya yang dibuat dengan pewarna alami dari ketrampilan tangan-tangan halus wanita Sumba sudah dikenal se antero dunia. Alamnya yang luar biasa indah dengan padang savana yang elok dan laut biru mengundang para petualang untuk datang. Tapi bicara soal Sumba tidak hanya tentang kain tenun atau alamnya, kebudayaan Sumba yang sangat eksotik yang merupakan tradisi dari budaya megalitik adalah living culture yang tidak bisa ditemui di wilayah lain.

Artefak-artefak megalitik terutama kubur batu dan menhir hampir selalu bisa ditemukan di seluruh bagian Sumba. Batu-batu besar kokoh dengan berat berton-ton yang dipahat sangat halus didedikasikan sebagai kubur orang tua atau leluhur. Bagi orang Sumba, kubur batu hampir selalu berasosiasi dengan pemukiman, untuk menjaga kedekatan mereka dengan anggota keluarga yang telah meninggal. Hal ini tidak dapat dilepaskan dari adanya anggapan bahwa roh leluhur dapat melindungi keluarganya yang masih hidup. Letak kubur di depan rumah juga menjadikan keluarga yang masih hidup senantiasa teringat kepada leluhurnya yang telah meninggal dan memudahkan mereka untuk mengirim doa dan sesaji.



Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons