Scroll to Top
Tak Ada Bidan, Persalinan Warga Perbatasan Dibantu Dukun Beranak
Posted by maxfm on 26th Agustus 2017
| 2892 views
Rumah Salah Satu Warga di Pulau Salura [Foto: Ignas Kunda]

MaxFM, Waingapu – Sudah lebih dari setahun warga di pulau Salura pulau terluar yang ada penghuninya di perbatasan negara Republik Indonesia – Australia harus dibantu dukun beranak karena ketiadaan bidan desa yang bisa membantu persalinan para ibu.

Abdul Nasir, Kepala Urusan Umum desa Prai Salura mengatakan, sebelumnya masih ada bidan desa sehingga para ibu tidak kesulitan untuk mengontrol kehamilannya menjelang persalinan dan saat proses persalinan.




“Bidan tidak betah kerja lagi di sini jadi mau tidak mau dukun yang bantu,” kata Abdul.

Warga juga kecewa karena mau membawa pasien atau ibu hamil ke Puskesmas di ibu kota kecamatan di Nggongi namun kapal motor atau ambulance laut bantuan dari pemerintah yang biasa digunakan telah rusak dan dibiarkan di pantai Katundu.

“Ambulance laut sudah rusak ada biar saja di Katundu sana. Bilang mau perbaiki tapi belum juga,” keluh Abdul.



Bila terpaksa maka mereka harus menyewa perahu yang lebih besar atau meminta para nelayan asal Lombok di pantai Salura untuk membantu mengantarkan ke Puskesmas di kecamatan dengan ongkos transportasi mencapai ratusan ribu rupiah sekali jalan.

Print Friendly, PDF & Email
Show Buttons
Hide Buttons