Scroll to Top
Meningkat Kasus Gisi Buruk di Sumba Timur
Ditulis oleh maxfm on 26th Februari 2016
| Dilihat 904 kali


Kadis Kesehatan Sumba Timur: Dokter Chrisnawan Tri Haryantana [Foto: Heinrich Dengi]

MaxFM, Waingapu – 300-an kasus gisi buruk terjadi di Sumba Timur NusaTenggara Timur NTT pada 2015.

Jumlah kasus ini meningkat sekira 35 persen dari kejadian gisi buruk di 2014 yakni 235 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur dokter Chrisnawan Tri Haryantana mengatakan pihak Pemda setempat lewat Dinas Kesehatan sudah melakukan beberapa upaya untuk memperbaiki status gisi pasien.

“Jadi yang sudah dilakukan adalah bagaimana kita menginterfensi terhadap kasus-kasus yang sudah ada jadi kita berusaha memperbaiki statusnya dengan memberikan makanan tambahan sesuai kasussnya selama 3 bulan dan diikuti perkembangannya dan untuk kasus-kasus dimana dijumpai penyakit-penyakit komplikasi atau latar belakang yang memperberat kondisi atau yang menjadi penyebab dengan rumah sakit tentunya kerja sama dilakukan bagaimana mengatasi penyakit yang menjadi penyebab atau menjadi latar belakang,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumba Timur di ruang kerjanya Jumat (26/02/2016).

Tambah Kepala Dinas kesehatan Sumba Timur dokter Chrisnawan Tri Haryantana lagi “yang lebih penting bagaimana kita mencegah supaya kejadian ini tidak terjadi, jadi kita beranjak ke arah yang lebih hulu lagi bagaimana kita mengupayakan masyarakat bisa mengkonsumsi asupan gisi yang cukup dengan ketersediaan makanan yang cukup sehingga bisa dicegah kejadian, gisi kurang, gisi buruk, dan bumik kurang energi kronik, tapi tentunya masalah di hulu ini bukan hanya domain dinas kesehatan sendiri.”

Sementara itu dari pantauan MaxFM di Sumba Timur, diperkirakan tahun ini angka gisi buruk akan meningkat dibanding 2015, karena sejak September lalu Sumba Timur dilanda El Nino yang menyebabkan kekeringan panjang dan berdampak pada ancaman gagal tanam dan gagal panen, dibanyak tempat di wilayah ini tanaman jagung warga kurus dan daunnyanya tergulung serta tumbuhnya kerdil sebagai tanda akan sulit dapat panen yang baik ditambah lagi dengan daya beli masayarakat yang rendah akan memperburuk situasi ini.

Secara keseluruhan di Sumba Timur pada 2015 ada 317 kejadian gisi buruk, 824 kasus gisi kurang dan 1081 kasus ibu hamil kekurangan energi kronis.
[Heinrich Dengi]

Print Friendly, PDF & Email
Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterEmail this to someone
Berita lainnya:close